Rabu, 25 Feb 2026
BREAKING
Rabu, 25 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

AS vs Iran Siaga Perang, China Minta Tahan Diri: Tak Menguntungkan Mana Pun

24 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah China menyerukan agar Amerika Serikat (AS) dan Iran bisa menahan diri dari eskalasi militer. China menyoroti demikian karena eskalasi AS dan Iran jadi sorotan global karena polemik program nuklir Teheran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyampakan dialog tetap jadi jalan terbaik untuk menyelesaikan perbedaan di antara kedua negara.

- Advertisement -

“China memantau perkembangan ini dengan saksama. Kami berharap berbagai pihak bisa menahan diri dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog,” kata Mao Ning dikutip dari South China Morning Post, Rabu, (25/2/2026).

Seruan China itu disuarakan jerang perundingan pertemuan lanjutan antara AS dan Iran pada 26 Februari 2026.

- Advertisement -

Meski ada perundingan, eskalasi meanas karena AS mengerahkan armada militer rakasasa di kawasan Teluk Persia. Lalu, Iran menggelar latihan militer yang diinisiasi Korps Garda Revolusi Islam Iran.

China mengingatkan eskalasi yang memanas antara AS vs Iran tak menguntungkan.

“Eskalasi ketegangan di Timur Tengah tidak menguntungkan pihak mana pun,” lanjut Mao Ning.

Adapun Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyampaikan Washington buka opsi diplomasi terhadap Iran. Selain diplomasi, AS juga menyiapkan opsi jika perundungan gagal dengan melakukan langkah darurat.

Pun, demikian, soal potensi serangan militer ke Iran, Hegseth menjawab bahwa semuanya masih menjadi opsi.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump juga sudah bilang keputusan akhir terkait tindakan militer berada di tangannya.

“Saya yang membuat keputusan, saya lebih memilih ada kesepakatan daripada tidak. Tetapi, jika kita tidak mencapai kesepakatan, itu akan menjadi hari yang sangat buruk bagi negara itu,” ujar Trump melalui media sosial.

Dari ulasan New York Times menyebutkan bahwa pesawat pembom siluman B-2 milik AS serta sejumlah jet tempur sudah siaga di kawasan Timur Tengah.

Lalu, militer AS juga mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln bersama kapal pengawal berpeluru kendali Tomahawk. Armada raksasa AS itu sudah beroperasi di Laut Arab, Teluk Persia, Laut Merah, hingga wilayah timur Laut Mediterania.

Adapun, Iran tak tinggal diam. Negara Tanah Persia itu menegaskan setiap serangan AS merupakan bentuk agresi dan bakal dibalas.

Teheran juga menyatakan Washington akan memikul tanggung jawab penuh atas konsekuensi yang timbul.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
24 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru