HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak melakukan peninjauan langsung terhadap hasil peningkatan fasilitas layanan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Agenda kunjungan KSAD jadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan komitmen TNI AD.
Komitmen TNI AD dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi prajurit, PNS, keluarga besar TNI AD, hingga masyarakat umum.
Dalam agenda itu, Jenderal Maruli menerima paparan dari Kepala RSPAD, Ichsan Firdaus terkait sejumlah program renovasi dan modernisasi sarana prasarana rumah sakit yang sudah direalisasikan sepanjang 2025. Program peningkatan itu mencakup pembaruan ruang perawatan pasien.
Selain itu, penguatan fasilitas ruang operasi, hingga pengadaan teknologi medis mutakhir seperti perangkat pencitraan radiologi dan alat THT berbasis stroboscopy.

Kemudian, ada juga optimalisasi sistem pendukung layanan rumah sakit. Lalu, ada juga pengembangan poliklinik juga menjadi bagian dari transformasi yang dilakukan. Hal itu termasuk penataan lingkungan rumah sakit untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan tenaga medis.
Jenderal Maruli pun mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih RSPAD dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan selama setahun terakhir. Menurut dia, modernisasi fasilitas medis bukan sekadar peningkatan infrastruktur.
Namun, juga jadi kebutuhan strategis dalam menghadapi kompleksitas pelayanan kesehatan yang terus berkembang.
“Peningkatan fasilitas dan mutu pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan strategis yang harus terus dijaga agar RSPAD mampu menjawab tantangan pelayanan medis yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Maruli.
Tak hanya mengevaluasi capaian tahun sebelumnya, Jenderal Maruli juga menerima pemaparan rencana pengembangan RSPAD pada 2026. Agenda tersebut meliputi modernisasi peralatan medis lanjutan, peningkatan kapasitas layanan spesialistik.
Selanjutnya, soal penguatan sistem digital rumah sakit guna mendukung pelayanan berbasis teknologi.
Kemudian, rencana pembangunan fasilitas penunjang seperti rehabilitasi medik, gedung parkir, hingga area food court. Rencana itu turut disiapkan sebagai bagian dari pengembangan ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi.
Merespons itu, Jenderal Maruli menyampaikan pentingnya perencanaan yang matang dan berorientasi jangka panjang. Menurut dia, upaya itu penting agar setiap program pengembangan mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas layanan medis.
“Perencanaan harus dilakukan secara matang, terukur, dan berorientasi jangka panjang agar setiap program pengembangan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan,” jelas Jenderal Maruli.
Jenderal Maruli juga mengingatkan agar seluruh jajaran RSPAD bisa tetap menjunjung tinggi integritas, disiplin, serta etika profesi dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan.

