HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebuah kisah mistis tentang Hantu Jukung kembali diceritakan warga di Kalimantan. Peristiwa tersebut disebut terjadi puluhan tahun lalu saat sebuah kampung dilanda banjir hingga air masuk ke rumah setinggi lutut orang dewasa.
Menurut penuturan seorang warga yang mendengar langsung dari ayahnya, kejadian berlangsung saat listrik padam pada malam hari. Sekitar tengah malam, terdengar suara seperti kayuhan perahu kecil dari luar rumah dengan bunyi “kecipek” yang tidak biasa, menyerupai tangan membelah air.
Warga setempat meyakini suara tersebut sebagai pertanda Hantu Jukung melintas. Makhluk itu dipercaya sebagai jelmaan jin dari seorang nelayan yang arwahnya tidak tenang.
Suara yang awalnya terdengar menjauh disebut berhenti di depan rumah, lalu seolah masuk ke dalam. Saat itu, di rumah masih terdapat ketan hitam sisa hajatan. Keesokan paginya, ketan tersebut dilaporkan berubah warna menjadi pucat.
Masyarakat setempat percaya, kemunculan Hantu Jukung kerap terjadi di wilayah perairan, terutama saat banjir atau listrik padam. Warga pun diimbau untuk tidak meninggalkan makanan tertentu pada malam hari guna menghindari gangguan makhluk gaib.

