HOLOPIS.COM, JAKARTA – Doktif atau Dokter Detektif yang bernama asli Fahira Farahnaz merasa kecewa karena Dokter Richard Lee tidak ditahan, setelah ia dipanggil dan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 19 Februari 2026 kemarin. Doktif yang merasa kecewa mengaku ia belum sempat bertanya alasan Dokter Richard Lee tidak ditahan setelah diperiksa.
“Cukup kecewa sih. Tapi saya belum sempat bertanya sih alasan kenapa dia tidak ditahan,” kata Doktif, dikutip Holopis.com, Jum’at (20/2).
Namun Doktif tidak menutup kemungkinan kondisi Dokter Richard Lee yang sedang sakit. Ia mengakui Richard Lee tampak tidak sehat ketika hadir di Polda Metro Jaya.
“Kemungkinan memang dia sakit ya. Tadi saya lihat, kondisinya seperti tidak fit. Mukanya juga kelihatan kusut banget, kayak stres gitu. Sesuai KUHP baru, seorang tersangka memang tidak boleh ditahan jika dalam kondisi sakit,” jelas Doktif.
Seperti diberitakan Holopis.com sebelumnya, Dokter Richard Lee kembali beraktivitas seperti biasa setelah dipanggil Polda Metro Jaya karena diduga menjual produk kecantikan berbahaya dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen. Dalam unggahan Instagramnya, Dokter Richard Lee menjelaskan bahwa ia menggunakan waktunya untuk melakukan evaluasi.
“Alhamdulillah saya sudah kembali beraktivitas dan mulai bekerja seperti biasa. Waktu ini saya gunakan untuk banyak refleksi dan evaluasi. Banyak yal yang ingin sasya benahi agar ke depan bisa bekerja lebih baik dan lebih bertanggungjawab,” tulis Richard Lee/
Richard Lee kemudian memberikan pengumuman kepada seluruh pasiennya, bahwa klinik kecantikan yang ia miliki akan berjalan seperti biasa pada minggu ini.
“Mulai minggu ini, seluruh aktivitas klinik dan pengembangan produk akan berjalan normal kembali bersama tim yang selama ini tetap berjuan,” lanjutnya.
Richard Lee juga mengambil kesempatan untuk meluruskan tudingan yang dilemparkan kepadanya. Richard Lee mengklaim bahwa ia tidak pernah meminta perdamaian, dan menekankan bahwa produk-produk yang ia jual telah terdaftar dan diawasin sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Seluruh produk yang saya kembangkan terdaftar dan diawasi sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam aktivitas profesional saya, keselamatan dan kepatuhan selalu menjadi prioritas,” tutupnya.

