Jumat, 20 Feb 2026
BREAKING
Jumat, 20 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mental dan Fungsi Otak

8 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Berpuasa bukan hanya memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik, tetapi juga membawa berbagai manfaat untuk kesehatan mental.

Selama lebih dari 10 jam tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman, sehingga terjadi perubahan mekanisme kerja di dalam tubuh, termasuk pada fungsi otak.

- Advertisement -

Ketika tidak ada proses pencernaan yang berlangsung, energi yang biasanya digunakan untuk mengolah makanan dapat dialihkan untuk mendukung kinerja otak.

Inilah salah satu alasan mengapa puasa sering dikaitkan dengan peningkatan fokus dan kejernihan berpikir.

- Advertisement -

Pada awal menjalani puasa, tubuh memang membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Oleh karena itu, manfaat puasa untuk kesehatan mental mungkin belum langsung terasa di hari-hari pertama. Namun, setelah tubuh terbiasa dengan pola baru tersebut, berbagai dampak positifnya mulai dirasakan.

Berikut beberapa manfaat puasa bagi kesehatan mental yang penting untuk Sobat Holopis ketahui.

Melatih Kontrol Diri dan Disiplin

Salah satu manfaat puasa untuk mental adalah membantu melatih kontrol diri. Saat berpuasa, seseorang harus menahan keinginan untuk makan dan minum dalam jangka waktu tertentu. Proses ini secara tidak langsung membentuk kedisiplinan dan kemampuan mengendalikan dorongan sesaat.

Ketika berhasil menjalankan puasa dengan baik, muncul rasa pencapaian yang dapat meningkatkan kepercayaan diri. Perasaan puas karena mampu menuntaskan kewajiban juga berdampak positif terhadap kondisi emosional secara keseluruhan.

Menurunkan Risiko Depresi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat membantu menurunkan risiko depresi. Salah satu mekanismenya adalah dengan merangsang produksi protein di otak yang disebut Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF). Protein ini berperan penting dalam menjaga kesehatan dan fungsi sel-sel saraf.

Kadar BDNF yang rendah diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan mental, seperti depresi, gangguan bipolar, kecemasan, hingga gangguan makan. Dengan meningkatnya produksi BDNF selama puasa, kesehatan mental pun berpotensi lebih terjaga.

Membantu Mengontrol Stres

Manfaat puasa untuk kesehatan mental lainnya adalah membantu mengelola stres. Selama puasa, pola makan dan minum menjadi lebih teratur. Kondisi ini diyakini dapat membantu menjaga kestabilan hormon stres, yaitu kortisol.

Ketika kadar kortisol lebih terkendali, tingkat stres pun cenderung menurun. Selain itu, puasa juga telah lama dikaitkan dengan peningkatan konsentrasi dan kejernihan pikiran, sehingga seseorang dapat berpikir lebih fokus dan tenang dalam menghadapi berbagai situasi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
8 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru