HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI melalui Komando Resort Militer 023/Kawal Samudera atau Korem 023/KS gerak cepat melaksanakan langkah-langkah tanggap darurat. Langkah itu untuk bantu masyarakat terdampak banjir bandang susulan yang terjadi di wilayah Sumatera Utara.
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi menjelaskan upaya itu difokuskan pada pemulihan infrastruktur vital. Selain itu, pembukaan kembali akses transportasi, serta mitigasi risiko bencana lanjutan melalui koordinasi dan kerja sama terpadu dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
Dia bilang prioritas Utama dengan melakukan penguatan tanggul-tanggul yang jebol.
“Terutama di aliran belakang Sekolah Hutanabolon 2 dan Gereja HKBP di Tapanuli Tengah guna mencegah luapan air susulan,” kata Kolonel Agung, dalam keterangan Puspen TNI dikutip pada Kamis, (19/2/2026).
Kolonel Agung menambahkan TNI juga perkuat tanggul yang rusak parah hingga menyebabkan terbentuknya aliran sungai baru yang mengarah ke jalan utama dan permukiman warga.

Pun, di sektor konektivitas, prajurit TNI melaksanakan penimbunan dan perbaikan akses jalan Pandan–Tukka yang terputus akibat tergerus air bandang. TNI juga buka kembali akses jalan yang tertutup material lumpur dan kayu di sepanjang ruas Pandan–Pinangsori.
“Sehingga mobilitas warga dan distribusi bantuan dapat kembali berjalan lancer,” tutur Kolonel Agung.
Dia menambahkan, upaya pembukaan akses turut dilakukan pada jalur Rampah–Puriaha Km 14 dan Km 20 di Desa Marsame. Selain itu, pembukaan ruas Tarutung–Sibolga di Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adian Koting, Tapanuli Utara, yang sebelumnya tertutup longsoran tanah.
Lalu, seluruh kegiatan dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan faktor keselamatan serta koordinasi lintas sektor.
Lebih lanjut, dia mengatakan selain pemulihan infrastruktur, TNI juga melaksanakan pembersihan ulang sekolah-sekolah yang tergenang air dan lumpur. Dengan demikian, proses belajar mengajar bisa segera kembali normal.
“TNI berkomitmen untuk selalu hadir bersama rakyat dalam setiap situasi, membantu pemulihan wilayah terdampak, serta memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana,” ujar Kolonel Agung.

