Kamis, 19 Feb 2026
BREAKING
Kamis, 19 Feb 2026

Antisipasi Kepadatan di Bakauheni Saat Mudik Lebaran, Kemenhub Siapkan 255 Kapal

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah memastikan kesiapan angkutan laut untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan sebanyak 255 unit kapal telah disiapkan untuk melayani penyeberangan nasional.

“Terkait kesiapan angkutan penyeberangan secara nasional, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 255 unit kapal dengan kapasitas angkut 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintas penyeberangan,” kata Menhub dalam keterangannya, Rabu (18/2/2026).

- Advertisement -

Kesiapan ini menjadi langkah antisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, khususnya di lintas Jawa–Sumatera yang diprediksi kembali menjadi jalur favorit pemudik. Pemerintah juga menggandeng sejumlah kepala daerah, termasuk Pemerintah Provinsi Lampung, yang dinilai memegang peran strategis sebagai gerbang masuk Pulau Sumatera.

Menurut Menhub, Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni diperkirakan menjadi salah satu pelabuhan terpadat secara nasional pada masa Angkutan Lebaran 2026. Sebagai pelabuhan asal, jumlah penumpang diprediksi mencapai 813 ribu orang. Sementara sebagai pelabuhan tujuan, angkanya bisa menembus 2,94 juta orang.

- Advertisement -

Tak hanya itu, data survei menunjukkan Provinsi Lampung masuk lima besar tujuan favorit dari wilayah Jabodetabek dengan potensi pergerakan mencapai 778 ribu orang.

“Karenanya, koordinasi dan sinergi dengan Pemprov Lampung menjadi fondasi penting dalam memastikan arus mudik maupun balik dari dan menuju Pulau Sumatera dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya.

Menhub juga mengingatkan bahwa pergerakan di Bakauheni tidak bisa dipisahkan dari arus di Pelabuhan Penyeberangan Merak, yang mayoritas penumpangnya menuju Bakauheni.

“Karena itu, butuh penguatan pengamanan dan manajemen operasional yang optimal guna memberikan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan bagi para pemudik,” terang Dudy.

Untuk mendukung kelancaran, tersedia lima lintas penyeberangan utama dari Jawa ke Sumatera, termasuk Merak–Bakauheni serta beberapa jalur alternatif sebagai contingency plan.

Selain itu, pemerintah menerapkan delaying system atau sistem tunda dengan menyiapkan 10 titik buffer zone di sekitar Bakauheni, baik di jalan tol maupun arteri.

“Penerapan buffer zone akan memanfaatkan sejumlah lokasi seperti terminal, area parkir, hingga rumah makan,” kata Menhub.

“Harapannya, selain dapat memecah kepadatan arus lalu lintas, penerapan delaying system ini juga bisa dimanfaatkan oleh pemudik untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” tambahnya.

Dengan strategi terpadu ini, pemerintah berharap arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan terkendali.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru