HOLOPIS.COM, JAKARTA – Apple dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan besar lewat iOS 27. Namun berbeda dari biasanya, kali ini bukan soal tampilan baru atau fitur mencolok. Apple justru disebut ingin melakukan “bersih-bersih” besar pada sistem demi meningkatkan performa dan daya tahan baterai.
Menurut laporan Mark Gurman yang dikutip Holopis dari Gizchina, Rabu (18/2/2026) Apple ingin “merampingkan dan membersihkan” sistem secara menyeluruh.
Selama bertahun-tahun, pembaruan iOS menyisakan fragmen kode lama yang sudah tidak terpakai. Potongan kode inilah yang diduga memperlambat perangkat dan memicu bug aneh.
Insinyur Apple kini dikabarkan menelusuri seluruh sistem untuk menemukan kode usang tersebut. Setelah ditemukan, bagian itu akan dihapus sepenuhnya—tanpa tambalan sementara. Fokus utama iOS 27 adalah optimalisasi sistem, bukan penambahan fitur besar.
Gurman juga menegaskan hanya ada “penyesuaian kecil pada antarmuka, tanpa desain ulang besar.” Artinya, pengguna tidak akan melihat perubahan drastis seperti saat Apple merombak Control Center atau menambahkan kustomisasi layar kunci di versi sebelumnya.
Beberapa aplikasi bawaan seperti Kalkulator, Kompas, Memo Suara, hingga Saham diperkirakan akan mendapat peningkatan efisiensi agar berjalan lebih cepat dan stabil. Bukan fitur baru, melainkan performa yang lebih halus.
Selain itu, Apple berupaya meningkatkan efisiensi baterai dengan menghapus proses latar belakang yang boros daya serta mengoptimalkan komunikasi aplikasi dengan sistem. Langkah ini diharapkan bisa memperpanjang usia pakai perangkat, terutama model lama.
Meski fokus pada performa, pengembangan fitur AI tetap berjalan. Peningkatan kemungkinan menyasar Siri, pengenalan foto, prediksi teks, dan saran otomatis—tanpa perubahan besar pada tampilan.
Strategi ini mengingatkan pada pendekatan Apple saat merilis Mac OS X Snow Leopard (2009) dan iOS 12 (2018) yang sama-sama menitikberatkan stabilitas dan kecepatan.
Bagi sebagian orang mungkin terdengar “membosankan”, namun sistem yang lebih ringan dan baterai lebih awet bisa jadi justru pembaruan paling penting bagi pengguna iPhone.

