Aturan Umrah via One Stop Services di Asrama Haji ala Kemenhaj Opsional

20 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah mematangkan langkah strategis untuk mentransformasi asrama haji menjadi pusat pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah.

Dengan pemanfaatan lahan yang luas, asrama haji diproyeksikan tidak hanya sebagai tempat penginapan, tetapi juga sebagai pusat layanan terpadu (One Stop Services) bagi jemaah umrah.

- Advertisement -

Program ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Garuda Indonesia. Fokus utamanya adalah memberikan kemudahan dan kenyamanan ekstra bagi jemaah umrah sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Melalui konsep One Stop Services, jemaah umrah atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang menggunakan Garuda Indonesia dapat memilih untuk berangkat dari asrama haji. Jika memilih berangkat melalui asrama haji, jemaah akan mendapatkan fasilitas:

- Advertisement -

“Pemerintah menyediakan fasilitas ini murni untuk memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah. Perlu kami sampaikan bahwa One Stop Services ini adalah sebuah pilihan atau opsi, bukan hal yang wajib bagi jemaah umrah,” ujar Maria Assegaf dalam siaran persnya yang dikutip Holopis.com, Senin (16/2/2026).

Saat ini, konsep tersebut sedang dalam tahap pematangan akhir. Sebagai langkah awal, pemerintah akan menunjuk satu asrama haji sebagai lokasi percontohan (pilot project) sebelum diimplementasikan secara masif di seluruh Indonesia.

Meskipun saat ini kerja sama baru terjalin dengan Garuda Indonesia, pemerintah membuka peluang lebar untuk berkolaborasi dengan maskapai penerbangan lain di masa mendatang guna memperluas jangkauan layanan ini.

“Asrama haji memiliki potensi luar biasa untuk dimanfaatkan bagi banyak hal yang produktif. Kami memulai dengan ekosistem umrah ini agar perjalanan ibadah masyarakat menjadi lebih khusyuk dan efisien,” tutup Maria.

Dalam tata laksana program tersebut, maka bimbingan manasik akan melakukan pemantapan ibadah sebelum keberangkatan ke tanah suci. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah city check-in, di mana pengurusan bagasi dan kartu naik pesawat (boarding pass) langsung bisa dilakukan di lokasi.

Selain itu soal layanan imigrasi, para pembimbing akan melakukan pemeriksaan paspor yang tuntas di asrama haji. Begitu juga soal transportasi yang akan bisa langsung ke apron, dengan demikian para jemaah akan diantar menggunakan bus khusus langsung menuju pintu pesawat di bandara tanpa harus mengantre di terminal keberangkatan umum.

“Layanan ini dirancang untuk meminimalisir kepadatan dan waktu tunggu jemaah di bandara. Yang harus digarisbawahi bahwa layanan ini bersifat opsional,” pungkas Maria.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
20 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru