HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan penerapan konsep Indonesia Incorporated sebagai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Strategi nasional tersebut disampaikan Prabowo dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, pada Jumat kemarin (13/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menjelaskan bahwa strategi Indonesia Incorporated menekankan menekankan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku usaha, baik mereka yang memiliki kapasitas besar, menengah, maupun kecil.
“Saya namakan strategi saya adalah Indonesia Incorporated. Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju tarik yang kurang kuat. Yang kuat tarik yang lemah,” ujar Prabowo, dikutip Holopis.com, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Prabowo, peran pemerintah dalam strategi tersebut adalah memastikan terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan adil, terutama dalam melindungi kelompok ekonomi paling lemah serta masyarakat miskin.
“Pemerintah yang bersih dan adil bantu yang paling lemah dan paling miskin,” katanya.
Presiden menegaskan bahwa Indonesia Incorporated dirancang untuk membangun fondasi ekonomi nasional yang saling menopang. Dengan pendekatan ini, pertumbuhan ekonomi diharapkan tidak hanya dinikmati oleh segelintir kelompok, tetapi merata ke seluruh lapisan masyarakat.
Lebih jauh, Prabowo menyatakan strategi tersebut menjadi bagian dari upaya membangkitkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi yang berdiri di atas kemampuan sendiri, tanpa ketergantungan berlebihan pada pihak luar.
“Kita bangkit bersama, Indonesia insyaallah nanti bukan saja raksasa yang tertidur, tapi kita harus bangkit menjadi raksasa yang mampu berdiri dan membangun kehidupan lebih baik bagi rakyatnya,” ucap Prabowo.

