Kisah Angker Rumah Sakit Tua Peninggalan Belanda di Blitar

8 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bangunan tua sering kali dikaitkan dengan kisah-kisah menyeramkan. Cerita tersebut biasanya muncul karena adanya peristiwa yang dianggap ganjil atau menakutkan sebelumnya.

Hal serupa juga melekat pada Rumah Sakit Mardi Waluyo yang berada di Blitar, Jawa Timur. Rumah sakit yang berlokasi di Jalan Dr. Soetomo ini didirikan pada masa penjajahan Belanda dan dikenal masyarakat sekitar sebagai tempat yang menyimpan berbagai cerita mistis.

- Advertisement -

Konon, banyak pasien yang merasa enggan menjalani rawat inap di sana karena beredarnya kisah-kisah menyeramkan. Berdasarkan penelusuran, sejumlah pasien mengaku mengalami gangguan makhluk tak kasat mata selama dirawat.

Ada yang melihat penampakan yang membuat bulu kuduk merinding, bahkan keluarga pasien pun mengaku menyaksikan sosok-sosok gaib ketika menunggui kerabat mereka. Tersiar pula cerita tentang seorang keluarga pasien yang tiba-tiba terjatuh di lorong rumah sakit karena diduga ditarik oleh makhluk halus penghuni tempat tersebut.

- Advertisement -

Secara historis, rumah sakit ini dibangun oleh Belanda dan selesai pada tahun 1942. Pada masa awal operasionalnya, terdapat dua dokter asal Belanda yang bertugas, yaitu dr. Karl Boom dan dr. Shinko. Awalnya, rumah sakit ini diperuntukkan bagi pasien yang menjalani tindakan operasi.

Setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada 1949, pengelolaannya beralih ke tenaga pribumi dan difungsikan sebagai fasilitas kesehatan bagi masyarakat Blitar.

Salah satu kisah yang paling sering diceritakan adalah tentang seorang suami yang mengantar istrinya melahirkan pada malam hari. Setibanya di rumah sakit, mereka disambut oleh beberapa perawat yang sedang bertugas.

Sang istri kemudian dibawa ke ruang persalinan dan proses kelahiran ditangani oleh seorang dokter dibantu empat perawat. Setelah menunggu cukup lama, persalinan pun berlangsung lancar.

Namun, kejanggalan mulai terasa ketika sang suami hendak pulang untuk mengambil perlengkapan. Saat berjalan melewati lorong rumah sakit, ia melihat orang-orang yang ditemuinya hanya terdiam tanpa sepatah kata pun. Meski demikian, ia tidak menaruh curiga.

Ketika kembali sekitar pukul lima pagi, ia terkejut karena area parkir tampak kosong tanpa satu pun kendaraan. Ia pun segera menuju ruang persalinan, tetapi mendapati ruangan itu sepi dan istrinya tidak berada di sana.

Setelah mencari ke berbagai ruangan, ia akhirnya menemukan sang istri dalam keadaan menangis di kamar jenazah rumah sakit tersebut.

Peristiwa itu semakin menguatkan anggapan masyarakat bahwa Rumah Sakit Mardi Waluyo Blitar adalah tempat yang angker, bahkan kerap dijadikan lokasi uji nyali oleh para pencari pengalaman horor.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
8 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru