Hilirisasi Dikebut! Ini 18 Proyek Prioritas 2026, Dari Nikel hingga Kelapa

37 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah mengumumkan 18 proyek hilirisasi prioritas yang akan mulai dilaksanakan pada 2026 dengan total nilai investasi mencapai Rp618 triliun.

Proyek-proyek ini dirancang untuk memperkuat kemandirian industri nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

- Advertisement -

Berdasarkan data Sekretariat Presiden per 2 Februari 2026, seluruh proyek hilirisasi tersebut akan dijalankan dengan pembiayaan dan investasi dalam negeri melalui BPI Danantara.

Hilirisasi menjadi strategi utama pemerintah untuk mengurangi ketergantungan ekspor bahan mentah serta memperluas lapangan kerja.

- Advertisement -

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia memiliki kapasitas dan sumber daya yang cukup untuk melaksanakan agenda besar ini.

“Kita punya kemampuan. Jadi yang harus kita mulai, kita laksanakan adalah hilirisasi. Tahun (2026) ini ada 18 proyek hilirisasi prioritas,” ujar Presiden Prabowo Subianto.

Selain memperkuat struktur industri nasional, proyek-proyek ini diproyeksikan membuka hingga 276 ribu lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah komoditas strategis, serta memberdayakan UMKM di daerah penghasil bahan baku.

Pemerintah menilai hilirisasi menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.

Daftar 18 Proyek Hilirisasi Prioritas 2026

  1. Bauksit (smelter aluminium) – Rp60 triliun
  2. Nikel (stainless steel slab) – Rp38,4 triliun
  3. Modul surya terintegrasi (bauksit–silika) – Rp24 triliun
  4. Gasifikasi batu bara (DME) – Rp164 triliun
  5. Katoda tembaga – Rp19,2 triliun
  6. Besi baja – Rp19 triliun
  7. Tangki penyimpanan minyak – Rp72 triliun
  8. Kilang minyak (refinery) – Rp160 triliun
  9. Minyak jelantah (bioavtur) – Rp16 triliun
  10. Aspal – Rp1,49 triliun
  11. Mangan – Rp3,05 triliun
  12. Chemical grade alumina (bauksit) – Rp17,3 triliun
  13. Garam – Rp16 triliun
  14. Kelapa sawit – Rp3 triliun
  15. Rumput laut – Rp212 miliar
  16. Pala (oleoresin) – Rp1,8 triliun
  17. Ikan tilapia – Rp1 triliun
  18. Kelapa – Rp2,3 triliun.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
37 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru