HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD DKI Jakarta berkomitmen memperkuat ketahanan pangan ibu kota melalui penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan.
Aturan ini disiapkan untuk menjamin seluruh warga Jakarta memperoleh pangan yang aman, bergizi, dan terjangkau.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto menegaskan bahwa pemenuhan pangan merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar.
“Pemenuhan kebutuhan dasar menjadi hal mutlak untuk memastikan kesejahteraan hidup warga, terutama pangan,” kata Uus dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).
Menurut Uus, Jakarta menghadapi tantangan khas sebagai kota megapolitan, mulai dari kepadatan penduduk tinggi, keterbatasan lahan, hingga ketergantungan besar pada pasokan pangan dari luar daerah. Kondisi ini menuntut sistem pangan yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Berdasarkan proyeksi kependudukan, jumlah penduduk Jakarta pada 2024 mencapai 10.685.900 jiwa dengan tingkat kepadatan 16.165 jiwa per kilometer persegi.
Angka tersebut belum termasuk mobilitas komuter harian dari wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
“Pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya pangan, merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas daerah,” ujar Uus.
Ia menjelaskan, Raperda Sistem Pangan dirancang untuk menjawab berbagai persoalan, mulai dari ketimpangan akses pangan, kesenjangan kualitas konsumsi, keterbatasan lahan produksi, hingga masalah kehilangan dan sampah makanan.
Karena itu, Pemprov DKI mendorong penguatan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) serta perluasan intervensi pangan bagi masyarakat berpendapatan rendah dan kelompok rentan.
“Pemenuhan pangan merupakan hak dasar warga, dan negara menjamin dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” terang Uus.
Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menyatakan DPRD akan segera mendalami Raperda tersebut.
“Hasilnya akan disampaikan dalam rapat paripurna pada Senin, 9 Februari 2026, pukul 10.00 WIB,” ujarnya.

