HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kejahatan Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan publik setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis jutaan halaman Epstein Files pada Jumat (30/1). Berkas tersebut memuat dokumen, foto, dan video yang merekam aktivitas Epstein semasa hidupnya.
Rilis terbaru ini mencakup sekitar tiga juta halaman dokumen, termasuk ribuan foto dan lebih dari dua ribu video. Sejumlah berkas yang kemudian beredar luas di media sosial memuat catatan perjalanan Epstein ke berbagai negara serta keterkaitannya dengan tokoh-tokoh elit dunia.
Dalam sejumlah dokumen tersebut, nama Indonesia turut muncul. Catatan penerbangan menunjukkan penyebutan Bali dan Jakarta dalam daftar lokasi yang pernah disinggahi Epstein. Salah satu email bahkan menyinggung perjalanan Bill Gates, yang mengabarkan kepada Epstein bahwa dirinya baru tiba di Jakarta dan memiliki waktu transit sebelum melanjutkan penerbangan ke Bali menggunakan maskapai asal Indonesia.
Dokumen lain memuat foto Epstein bersama Ghislaine Maxwell, rekan dekatnya yang kini menjalani hukuman penjara atas kasus perdagangan seks. Keduanya terlihat berada di sebuah toko di kawasan Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.
Tak hanya itu, terdapat pula foto Epstein bersama Richard Branson di sebuah area terbuka yang menampilkan atap jerami dan patung Dewa Ganesha. Dalam foto tersebut, dua perempuan dengan wajah disamarkan tampak berdiri di belakang mereka, mengenakan pakaian kasual dan membawa tas, seolah berada di kawasan wisata.
Ada File yang Melibatkan Nama Indonesia
Salah satu berkas yang paling banyak diperbincangkan warganet adalah dokumen berkode EFTA00129111.pdf. Pada halaman tertentu, tercantum sebuah surat dan foto yang memperlihatkan bagian tubuh seorang perempuan dengan keterangan berbahasa Inggris yang merujuk pada aktivitas kelompok di Bali.
Sebagian warganet di Amerika Serikat kemudian mengaitkan temuan tersebut dengan Zorro Ranch, peternakan milik Epstein di New Mexico, yang selama ini disorot sebagai salah satu lokasi utama kejahatan seksual dan dugaan praktik perdagangan manusia yang dilakukan Epstein.
Meski nama Bali dan Zorro Ranch sama-sama muncul dalam dokumen yang beredar, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan keterkaitan langsung antara lokasi di Indonesia tersebut dengan properti Epstein di New Mexico.
Sebagai informasi, Epstein files secara keseluruhan mencakup lebih dari enam juta halaman dokumen, gambar, dan video yang memuat rincian aktivitas kriminal Jeffrey Epstein serta jejaring pergaulannya yang melibatkan sejumlah figur publik.
Pada masa kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat 2024, Donald Trump sempat mengemukakan wacana pembukaan Epstein files, namun kemudian menyebut berkas tersebut sebagai rekayasa politik.
Jeffrey Epstein adalah pemodal asal AS yang terbukti sebagai pelaku kejahatan seksual terhadap anak dan perdagangan manusia. Ia diduga merekrut ratusan hingga ribuan korban perempuan di bawah umur dan dewasa muda yang mengalami kekerasan seksual berulang.

