HOLOPIS.COM, JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Sales Indonesia (SIS) akhirnya mengonfirmasi langkah besarnya di pasar kendaraan listrik Tanah Air.
Pabrikan asal Jepang itu memastikan akan meluncurkan mobil listrik pertamanya di Indonesia dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Model yang dimaksud kuat diduga adalah Suzuki e-Vitara.
Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W Suzuki Indomobil Sales (SIS), Dony Ismi Himawan Saputra, menyampaikan bahwa Suzuki siap memasuki fase elektrifikasi penuh pada awal tahun ini.
“Kami informasikan, bahwa nanti awal tahun kami akan meluncurkan elektrifikasi penuh,” ujar Dony dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).
Ia juga meminta publik untuk bersabar menunggu pengumuman resmi dalam waktu dekat.
“Jadi mengenai informasinya sebentar lagi tanggal 5 nggak sampai 1 minggu, kami meminta rekan-rekan untuk bersabar, kami akan memberikan informasi lebih lanjut,” tambahnya.
Suzuki e-Vitara sendiri merupakan mobil listrik strategis global pertama Suzuki. Model ini dijadwalkan mulai dipasarkan di berbagai negara seperti India, Eropa, dan Jepang pada pertengahan 2025, sebelum akhirnya masuk ke Indonesia pada awal 2026.
Meski belum mengungkap detail harga maupun pemesanan, Suzuki memastikan seluruh informasi akan diumumkan pada waktu yang telah ditentukan.
“Berkaitan detail, booking sudah berapa harga dan bagaimana, nanti akan kami sampaikan pada waktu yang kita tentukan,” kata Dony.
Berdasarkan spesifikasi global, Suzuki e-Vitara ditawarkan dengan dua pilihan baterai lithium-ion, yakni 49 kWh dan 61 kWh.
Suzuki mengklaim baterainya telah diuji dalam kondisi ekstrem, mulai dari suhu -30 derajat Celcius hingga 60 derajat Celcius, sehingga tetap andal di berbagai iklim.
Untuk jarak tempuh, e-Vitara versi 61 kWh diklaim mampu menempuh hingga 500 km dalam sekali pengisian daya penuh. Mobil ini juga dilengkapi sistem regenerative braking dengan mode one pedal.
Jika resmi meluncur, e-Vitara akan melengkapi portofolio elektrifikasi Suzuki di Indonesia, yang saat ini sudah menghadirkan teknologi mild hybrid pada model Fronx, Ertiga, dan XL7.
Suzuki menegaskan strategi globalnya tidak terpaku pada satu teknologi saja.
“Saya ingin informasikan kembali secara strategi, Suzuki melakukan penerapan multipathway, tidak hanya Indonesia tapi juga di global,” tutup Dony.

