Pramono Pastikan JPO dan Pelican Crossing Tetap Ramah Disabilitas
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mendorong terwujudnya Jakarta sebagai kota yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.
Salah satu langkah konkret yang sedang dijalankan adalah revitalisasi tiga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) agar lebih aksesibel bagi penyandang disabilitas. Tiga JPO yang dimaksud meliputi JPO Sarinah, JPO Kebayoran Lama, serta JPO Senayan.
"Untuk JPO, Jakarta termasuk, mudah-mudahan akan menjadi kota yang ramah untuk disabilitas," ujar Pramono sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com, Rabu (28/1).
Secara khusus, Pramono menyampaikan bahwa JPO Sarinah akan dilengkapi dengan fasilitas lift di kedua sisi jalan.
Fasilitas tersebut disediakan untuk mempermudah mobilitas masyarakat, terutama penyandang disabilitas, dalam mengakses halte Transjakarta yang sudah terintegrasi.
Tak hanya itu, Pramono juga menegaskan bahwa fasilitas pelican crossing tetap akan difungsikan. Keberadaan fasilitas ini dimaksudkan sebagai alternatif akses penyeberangan bagi masyarakat.
"Sehingga kekhawatiran teman-teman sekalian untuk pengaturan itu tidak difungsikan, tetap berjalan. Sehingga dengan demikian JPO di atasnya jalan, pelican cross-nya jalan," tandas Pramono.