HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk menuntaskan berbagai kebijakan dan program warisan pimpinan sebelumnya yang belum selesai.
Ia menyebut penyelesaian proyek-proyek tersebut sebagai prioritas utama demi kepentingan masyarakat serta kelancaran jalannya pemerintahan.
“Kebijakan-kebijakan gubernur yang lama, yang tidak selesai, bismillah saya selesaikan,” ujar Pramono sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com, Rabu (28/1).
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah proyek strategis kini mulai dikebut penyelesaiannya. Salah satunya adalah proyek Monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang terbengkalai hampir dua puluh tahun dan kini sudah memasuki tahap pembongkaran tiang.
Selain itu, Pramono menyebut akses transportasi menuju Jakarta International Stadium (JIS) terus dibenahi. Jalur penghubung antara Ancol dan JIS telah rampung, sementara integrasi jalur KRL menuju stadion tersebut sedang disiapkan.
“Mulai dari Monorel, sekarang sudah mulai dipotong (tiangnya). JIS, tanggal 25 kemarin hari Sabtu sudah kita hubungkan antara Ancol dan JIS. Kemudian juga KRL-nya nanti masuk,” kata dia.
Ia menegaskan bahwa pembenahan tersebut bertujuan mengatasi persoalan kemacetan serta mempermudah akses transportasi ke JIS.
“Intinya adalah persoalan kemacetan, persoalan transportasi ke JIS akan selesai,” ujarnya.
Di luar pembangunan infrastruktur, Pramono juga menekankan pentingnya menyatukan berbagai kepentingan di Jakarta, termasuk dengan para tokoh masyarakat Betawi.
“Sampai semua tokoh saya datengin satu-satu, saya telepon satu-satu. Udah semuanya ‘iya’, begitu ketemu ‘enggak’ lagi. Ya kita rangkul lagi sampai ‘iya’,” tutur Pramono.

