BMKG Ingatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Kota Besar Hari Ini

12 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca berupa potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar Indonesia pada Selasa.

Mengutip laman resmi BMKG, Selasa (27/1/2026) prakirawan Adelia menjelaskan secara umum terdapat daerah konvergensi yang memanjang di sejumlah wilayah, mulai dari Pulau Jawa.

- Advertisement -

kemudian Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jambi hingga Lampung, Banten hingga Jawa Timur, Kalimantan Tengah sampai Kalimantan Selatan, serta sebagian besar wilayah Papua.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah yang dilalui sistem konvergensi maupun konfluensi.

- Advertisement -

BMKG memprakirakan beberapa kota besar berpeluang mengalami hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang, antara lain Jakarta, Serang, Surabaya, Tanjung Selor, Kupang, dan Merauke.

Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Semarang, Bandung, Yogyakarta.

Lalu Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Makassar, Kendari, Mamuju, Palu, Manokwari, Jayapura, Nabire, dan Jayawijaya.

Adapun sejumlah kota lainnya diperkirakan hanya mengalami kondisi berawan, di antaranya Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pontianak, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, dan Sorong.

Dampak Eks Siklon Masih Terasa

Sebelumnya, pada Senin (26/1/2026), BMKG melaporkan angin kencang dengan kecepatan maksimal 37 kilometer per jam masih dirasakan masyarakat NTB akibat eks Siklon Tropis Luana.

“Kami melihat pengaruh angin kencang saat ini masih ada kaitan dari eks Siklon Tropis Luana,” kata Ari Wibianto, Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid BMKG NTB.

Selain itu, gangguan siklonik di lapisan angin atas akibat pusat tekanan rendah baru di wilayah timur Australia turut memperkuat hembusan angin di NTB, meski intensitasnya tidak sebesar sebelumnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
12 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis