HOLOPIS.COM, SITUBONDO – Akses utama warga di Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, kembali terbuka setelah anggota Polres Situbondo, personel Kodim 0823, aparat desa, dan masyarakat bergotong royong membangun jembatan darurat dari kayu dan bambu.
Langkah cepat ini dilakukan menyusul putusnya jembatan limpas penghubung Desa Patemon dan Desa Wringinanom akibat banjir bandang, Rabu (21/1/2026).
Jembatan tersebut terputus setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Situbondo dan menyebabkan sejumlah sungai meluap.
Putusnya akses vital ini sempat menghambat aktivitas warga, termasuk jalur ekonomi dan kebutuhan sehari-hari.
“Kerja bakti TNI/Polri bersama pemerintahan desa dan masyarakat dilaksanakan sejak Senin (26/1) kemarin, dan sebagai respons cepat atas terputusnya akses utama warga,” kata Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, Selasa (27/1/2026).
Menurut Bayu, pembangunan jembatan sementara menjadi prioritas agar mobilitas masyarakat bisa segera pulih.
Dengan memanfaatkan material sederhana seperti bambu dan kayu, warga bersama aparat bahu-membahu menyusun landasan jembatan agar bisa segera digunakan.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu pemulihan fasilitas umum, dan tujuan utama kerja bakti ini adalah bagaimana akses masyarakat bisa pulih kembali. Dengan adanya jembatan bambu ini, aktivitas sehari-hari maupun jalur perekonomian warga,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Wringinanom Sahrudin. Ia menilai kekompakan semua pihak sangat membantu menenangkan warga yang sempat khawatir terisolasi pasca-banjir.
“Alhamdulillah berkat kekompakan semua pihak, akses warga kembali terbuka, ini penting bagi kelancaran ekonomi desa kami pasca-bencana banjir,” katanya.
Sementara itu, BPBD Situbondo mencatat 7.435 rumah terdampak banjir bandang yang melanda enam kecamatan.
Wilayah terparah berada di Kecamatan Besuki dan Banyuglugur akibat luapan Sungai Lubawang.
Pemerintah daerah bersama aparat terus melakukan penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur bagi warga terdampak.

