Jalan Trans Sulawesi Lumpuh, Warga Luwu Palang dengan Cor


Oleh : Rio Anthony

HOLOPIS.COM, LUWU - Aksi pemblokiran total Jalan Trans Sulawesi terjadi di perbatasan Kabupaten Luwu dan Kabupaten Wajo, tepatnya di Kecamatan Larompong Selatan, Jumat (23/1).

Pemblokiran dilakukan wWarga bersama mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Wija To Luwu menutup akses jalan dengan cara mengecor sebagai bentuk protes tuntutan pemekaran wilayah Luwu Raya.

Selain mengecor, warga juga memalang jalan menggunakan kendaraan, serta menghentikan arus lalu lintas di jalur strategis tersebut. Akibatnya, kendaraan dari kedua arah sempat tertahan cukup lama.

Dari atas sebuah truk kontainer, para peserta aksi bergantian menyampaikan orasi.

Mereka mendesak Presiden RI Prabowo Subianto mencabut moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan segera merealisasikan pemekaran Luwu Raya, termasuk pembentukan Kabupaten Luwu Tengah serta Provinsi Luwu Raya.

“Moratorium DOB sudah terlalu lama menutup harapan masyarakat Luwu Raya. Kami menuntut keadilan pembangunan dan pemerataan pelayanan publik,” teriak salah satu orator di hadapan massa dari video yang beredar.

Aksi memuncak ketika mahasiswa bersama warga, termasuk ibu-ibu setempat, secara simbolik memutus akses jalan dengan mendirikan pondasi batu melintang di tengah Jalan Poros Trans Sulawesi.

Mereka bahu-membahu mengangkat pasir, batu, dan air untuk menyusun pasangan batu sebagai dasar pengecoran.

Salah satu peserta aksi Rizal, penutupan jalan tersebut merupakan simbol kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah pusat.

Ia menegaskan aksi itu bukan tindakan anarkis, melainkan bentuk perlawanan simbolik.

“Kami tidak anarkis. Pondasi ini melambangkan dasar perjuangan kami. Kalau daerah lain bisa dimekarkan, kenapa Luwu Raya terus ditunda?,” tanyanya.

Aksi tersebut menjadi penegasan tuntutan masyarakat Luwu Raya agar pemekaran wilayah segera direalisasikan sebagai jalan menuju pemerataan pembangunan dan pelayanan publik.

Selain di perbatasan, aksi blokir jalan juga terjadi di jembatan Baliase. Sebuah pohon ditumbangkan untuk memblokade jalan. Sehingga, akses jalan benar-benar terputus.

Blokir jalan juga membuat antrian mobil BBM cukup lama sehingga pasokan BBM ke beberapa Kabupaten di Luwu tersendat.

Tampilan Utama