Burhanuddin Puji Kepiawaian Supardi Selamatkan Miliaran Keuangan Negara
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Kualitas Supardi dalam memimpin Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur menuai pujian dari berbagai kalangan, bahkan dari Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Apresiasi itu disampaikan Burhanuddin saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Supardi pada Kamis (22/1).
Apresiasi itu mulanya disampaikan menyikapi kinerja organisasi, khususnya capaian penyerapan anggaran tahun 2025 di wilayah Kejati Kalimantan Timur.
"Serapannya mencapai angka sangat baik yaitu sebesar 97,12%," tulis keterangan resmi Kejaksaan Agung seperti dikutip Holopis.com.
Selain itu, Burhanuddin juga menekankan bahwa pengelolaan anggaran yang akuntabel merupakan fondasi utama dalam menjalankan tata kelola organisasi yang optimal dan transparan.
"Meski terdapat penyesuaian anggaran pada tahun 2026, setiap satuan kerja diinstruksikan untuk tetap menjaga kualitas realisasi anggaran dan terus mengoptimalkan Pendapatan Negara Bukan Pajak yang pada tahun sebelumnya telah melampaui target secara signifikan," ujarnya.
Terkait fungsi penegakan hukum, Jaksa Agung memberikan perhatian khusus pada penanganan perkara tindak pidana korupsi. Dimana Burhanuddin mengaku sangat puas atas penyelamatan keuangan negara yang telah mencapai lebih dari Rp18 miliar di wilayah tersebut.
Kendati demikian, Burhanuddin berharap seluruh jajaran untuk segera menyelesaikan tunggakan perkara yang belum tuntas, terutama pada kasus-kasus yang telah berjalan lama, serta mengoptimalkan pemulihan kerugian negara melalui pelacakan dan penyitaan aset.
"Penanganan korupsi diharapkan tidak hanya terfokus pada kasus skala kecil seperti Dana Desa, melainkan harus berani menyasar perkara dengan nilai kerugian negara yang lebih besar dan berdampak luas bagi masyarakat," terangnya.
Burhanuddin kemudian turut mengingatkan agar Kejaksaan di wilayah Kalimantan Timur juga diminta berperan aktif dalam mengawal proyek strategis nasional maupun daerah agar terlaksana tepat waktu dan tepat sasaran.
Hal ini mencakup dukungan penuh terhadap program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis melalui pendampingan intelijen dan pertimbangan hukum dari bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
Jaksa Agung juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap potensi aktivitas ilegal di kawasan hutan dan pertambangan, mengingat potensi sumber daya alam Kalimantan Timur yang sangat besar namun rentan terhadap perambahan hutan tanpa izin.