Jakarta Hujan Seharian, Apa yang Harus Dilakukan Saat Terjebak Banjir di Jalan?


Oleh : Darin Brenda Iskarina

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Banjir kerap datang tanpa banyak peringatan, terutama di kawasan perkotaan dengan curah hujan tinggi dan sistem drainase yang terbatas. Dalam situasi seperti ini, warga sering dihadapkan pada pilihan-pilihan cepat yang menentukan keselamatan diri dan keluarga.

Risiko banjir tidak hanya mengancam mereka yang berada di dalam rumah, tetapi juga pengguna jalan, khususnya pengendara mobil. Pemahaman tentang langkah-langkah yang tepat saat banjir menjadi penting agar tidak panik dan mampu mengambil keputusan yang aman.

Jika Terjebak Banjir di Dalam Rumah

Jika Sobat Holopis terjebak banjir dan sedang berada di rumah, ini beberapa hal yang bisa Sobat Holopis ikuti.

1. Amankan diri dan anggota keluarga lebih dulu

Prioritaskan keselamatan seluruh penghuni rumah, terutama anak-anak, lansia, dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu. Jika air mulai masuk, segera berkumpul di satu titik yang lebih tinggi agar mudah dipantau dan dievakuasi bila diperlukan.

2. Putuskan sumber bahaya dari listrik dan gas

Matikan aliran listrik dari MCB utama dan tutup saluran gas. Langkah ini penting untuk mencegah sengatan listrik, korsleting, maupun kebakaran akibat instalasi yang terendam air.

3. Bersiap untuk evakuasi sejak dini

Siapkan tas darurat berisi dokumen penting, obat-obatan, air minum, makanan siap saji, pakaian secukupnya, serta alat penerangan. Jika ada instruksi evakuasi dari petugas, segera ikuti tanpa menunggu air semakin tinggi.

Jika Terjebak Banjir Saat Berkendara di Jalan

Namun, jika Sobat Holopis sedang berada di jalan saat banjir belanda, ini hal-hal yang bisa Sobat Holopis ikuti, untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

1. Nilai Kondisi Air Sebelum Melanjutkan Perjalanan

Jangan memaksakan kendaraan melewati genangan. Jika ketinggian air mendekati setengah ban atau arus terlihat deras, sebaiknya berhenti dan mencari jalur alternatif yang lebih aman.

2. Hentikan Kendaraan Jika Air Naik dengan Cepat

Apabila kendaraan terjebak dan air terus bertambah, segera matikan mesin. Menyalakan ulang mesin yang terendam dapat menyebabkan kerusakan serius dan memperparah situasi.

3. Lakukan Evakuasi Diri Bila Kondisi Membahayakan

Jika air sudah memasuki kabin atau arus semakin kuat, tinggalkan kendaraan dan cari tempat yang lebih tinggi. Gunakan jendela sebagai jalur keluar jika pintu sulit dibuka, dan tetap waspada terhadap arus serta kondisi sekitar.

Banjir merupakan kondisi darurat yang menuntut kewaspadaan dan ketenangan dalam mengambil keputusan. Baik di rumah maupun di jalan, keselamatan jiwa harus selalu menjadi prioritas utama dibandingkan harta benda. Dengan memahami langkah-langkah dasar menghadapi banjir, risiko bahaya dapat dikurangi dan peluang untuk selamat menjadi lebih besar.

Tampilan Utama