HOLOPIS.COM, JAKARTA – Heboh pengakuan Wanita berinisial RA (26) di media sosial TikTok mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi. Terduga pelaku merupakan oknum yang bertugas di Polresta Tangerang.
Kanit Paminal Polresta Tangerang Ipda Mohamad Irfan Fauzi pun beri penjelasan. Menurut Ipda Irfan, oknum terduga pelaku bernama Bripda Affan Nasrullah mengalami depresi.
Dia menjelaskan terduga pelaku saat ini tengah menjalani perawatan kejiwaan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta. Ia bilang dari observasi kejiwaan, Bripda Affan diketahui positif mengalami depresi.
Ipda Irfan menuturkan, depresi yang dialami terduga pelaku oknum anggota diketahui saat jalani pemeriksaan penyidik Propam terkait dugaan aksi penganiayaan terhadap pacarnya.
“Dari hasil pemeriksaan, hasil rekam medis yang disampaikan oleh dokter, yang bersangkutan mengalami depresi,” kata Ipda Irfan kepada awak media, Selasa, (20/1/2026).
Lebih lanjut, dia mengatakan pemeriksaan bakal terus dilakukan Propam terhadap Bripda Affan. Oknum tersebut juga akan menjalami siding kode etik profesi atas ulahnya itu.
Menurut dia, jika dari hasil pemeriksaan, Bripda Affan terbukti bersalah maka akan dapat sanksi dan terancam proses pidana. “Kalau misalnya terbukti terjadi kekerasan fisik yang dilakukan oleh oknum anggota ini, ya kita akan koordinasi juga dengan reserse,” jelas Ipda Irfan.
Pun, ia menekankan pihaknya dalam mengatasi perkara akan transparan menegakkan aturan. Kata dia, tak ada intervensi dalam pengusutan perkara ini.
Dalam perkara ini, korban RA melapor ke Polresta Tangerang karena diduga mengalami tindak pidana penganiayaan di salah satu hotel, di Kawasan Balaraha, Kabupaten Tangerang.
Laporan korban diterima polisi melalui nomor LP/B/905/IX/2025/SPKT Satreskrim Polresta Tangerang tertanggal 17 September 2025. Adapun inisiden dugaan penganiayaan itu terjadi pada Selasa, 16 September 2025.
Korban mengaku mengalami penganiayaan sehingga mengalami sejumlah memar di tubuh dan wajah.
Korban RA juga sempat mengunggah beberapa bukti yang diduga luka lebam di bagian tubuh dan wajah melalui akun TikTok. Menurut dia, penganiayaan itu terjadi usai pertengkaran keduanya di salah satu hotel Balaraja.

