HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Dewan Eropa Antonio Costa menyatakan Uni Eropa siap membela diri terhadap segala bentuk koersi menyusul ancaman tarif yang disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait isu Greenland. Pernyataan tersebut disampaikan Costa melalui unggahan di platform media sosial X pada Minggu (18/1).
“Uni Eropa siap membela diri terhadap segala bentuk koersi. Konsultasi dengan negara-negara anggota menegaskan kembali bahwa kami memberikan dukungan dan solidaritas penuh kepada Denmark dan Greenland,” tulis Costa, dikutip Holopis.com, Senin (19/1).
Costa juga menilai ancaman tarif tersebut berpotensi merusak hubungan transatlantik dan tidak sejalan dengan kesepakatan perdagangan antara Uni Eropa dan Amerika Serikat. Ia menegaskan kesiapan Uni Eropa untuk mengambil langkah yang diperlukan guna melindungi kepentingannya.
Sebagai tindak lanjut dari meningkatnya ketegangan tersebut, Costa menyatakan akan menggelar pertemuan luar biasa Dewan Eropa dalam beberapa hari ke depan untuk memperkuat koordinasi antarnegara anggota.
Sebelumnya, Trump menyampaikan rencana pemberlakuan tarif sebesar 10 persen mulai 1 Februari terhadap barang-barang asal delapan negara Eropa. Ia juga memperingatkan tarif tersebut akan dinaikkan menjadi 25 persen mulai 1 Juni dan tetap berlaku hingga tercapai kesepakatan untuk “pembelian penuh dan total” Greenland.
Pada hari yang sama, Financial Times melaporkan Uni Eropa tengah mempertimbangkan langkah balasan, termasuk penerapan tarif senilai 93 miliar euro terhadap Amerika Serikat atau pembatasan akses perusahaan-perusahaan AS ke pasar Uni Eropa.


