Jakarta Utara Dikepung Banjir, Pompa Dikerahkan dan Jalur Dialihkan

29 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebagian wilayah Jakarta Utara atau Jakut dikepung banjir imbas hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam. Sejumlah lokasi masih tergenang dengan ketinggian bervariasi.

Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakut melakukan monitoring ke sejumlah wilayah yang terendam banjir sejak Minggu pagi. Selain pemukiman, curah hujan dengan intensitas tinggi itu juga memicu genangan di beberapa ruas jalan utama.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Sejak malam tadi hujan turun cukup deras dan merata di seluruh wilayah Jakarta Utara. Hingga pukul 10.45 WIB, masih terdapat beberapa titik genangan,” kata Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat dikutip dari laman resmi Pemkot Jakut, Minggu, (18/1/2026).

Dia bilang genangan banjir dengan kedalaman cukup tinggi terpantau di Jalan Gunung Sahari Raya. Selain itu, genangan banjir di Jalan RE Martadinata tepatnya depan kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

- Advertisement -

Di lokasi itu, ketinggian air mencapai sekitar sepaha orang dewasa. Dengan kondisi itu, genangan banjir mengganggu arus lalu lintas.

Saat peninjauan, Hendra juga mengimbau warga khususnya anak-anak agar tak bermain di area genangan demi menjaga keselamatan. Ia mengaku masih banyak anak-anak yang memanfaatkan genangan banjir untuk bermain.

“Kami minta segera meninggalkan lokasi banjir demi keamanan bersama,” jelas Hendra.

Untuk penanganan genangan banjir, Pemkot Jakut terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), TNI, Polri, serta pihak pengelola kawasan Ancol. Menrut Hendra, seluruh pompa air permanen dan mobile dikerahkan untuk percepat penyedotan air.

Dijelaskan Hendra, pihaknya memanfaatkan secara maksimal untuk seluruh pompa milik SDA.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak Ancol yang memiliki pompa internal, termasuk melakukan pembukaan pintu air Marina agar aliran air sungai bisa segera dialirkan ke laut,” lanjut Hendra.

Adapun Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz menambahkan, petugas juga disiagakan di sejumlah ruas jalan yang tak bisa dilalui kendaraan. Pengendara diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif agar tak memaksakan melintas. Selain itu, pengendara sebaiknya menghindari kendaraan mogok yang dapat memperparah kemacetan.

Dia menambahkan, genangan juga terjadi di beberapa wilayah lain seperti Kelapa Gading, Pluit, dan Semper Barat. Namun, sebagian besar genangan di wilayah itu sudah berangsur surut.

“Yang masih cukup dalam saat ini berada di kawasan Gunung Sahari dan beberapa ruas di Kelapa Gading. Kami terus lakukan pemantauan hingga kondisi benar-benar aman,” ujarnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
29 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis