HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI Angkatan Laut (AL) memperingati Hari Dharma Samudera 2026 KRI dr.Radjiman Wedyodiningrat (KRI RJW)-992 yang berlayar di Perairan Teluk Jakarta, Kamis, kemarin. Hari Dharma Samudera itu punya makna penting bagi TNI AL.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan dengan peringatan Hari Dharma Samudera sebagai momentum untuk mengenang para pahlawan samudera yang telah mendarmabaktikan hidupnya demi kejayaan bangsa. Pernyataan itu disampaikan KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali saat Upacara dan Tabur Bunga di atas KRI RJW-992 di Perairan Teluk Jakarta.
Dia mengatakan Hari Dharma Samudera merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan prajurit TNI AL yang sudah mengabdikan jiwa raga demi kejayaan bangsa dan negara. Pengabdian prajurit TNI AL itu melalui berbagai pertempuran laut sejak Proklamasi Kemerdekaan RI.
Pun, ia menambahkan Hari Dharma Samudera tahun ini mengangkat tema ‘Kobarkan Semangat Pertempuran Prajurit Jalasena yang Tangguh, Profesional dan Modern’. Bagi dia, peringatan Hari Dharma Samudera juga jadi momen refleksi bagi seluruh komponen bangsa, khususnya TNI AL.
“Untuk memperkuat karakter maritim, menjaga tradisi perjuangan di laut, serta memupuk semangat juang dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia,” kata Muhammad Ali, dalam keterangannya dikutip dari laman resmi TNI AL, pada Jumat, (16/1/2026).
Laksamana TNI Ali juga menyampaikan dalam peringatan Hari Dharma Samudera juga harus jadi kontemplasi dan refleksi diri untuk meneladani nilai dan semangat juang yang ditunjukkan oleh para pahlawan samudera. Semangat juang para pahlawan samudera yaitu sikap ksatria, rela berkorban, dan pantang menyerah, serta patriotisme tanpa batas yang jadi jati diri prajurit matra laut.
Dia menuturkan nilai-nilai pertempuran laut yang luhur ini juga harus menjadi jiwa. “Dan, semangat generasi penerus untuk menghadapi tantangan masa kini dan masa depan yang tidak kalah beratnya,” ujar KSAL Muhammad Ali.
Usai pelaksanaan Peringatan Hari Dharma Samudera, TNI AL juga memperkenalkan film The Hostages Heroes yang menggambarkan kisah perjuangan para Prajurit TNI AL dalam menggagalkan perompakan di Selat Malaka. Turut hadir dalam acara itu antara lain para pemeran tokoh film seperti aktor Yama Carlos, Choky Sitohang, Brata Santosa, hingga Ghian Grimaldi.


