HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pelatih Inter Milan Cristian Chivu memperingatkan bakal terjadi ‘pertarungan’ sengit dalam perebutan scudetto Serie A. Status Inter saat ini juara musim dingin usai kemenangan atas Lecce.
Chivu ingin skuad asuhannya mempertahankan puncak klasemen hingga bulan Mei demi keamanan gelar scudetto.
Dari laporan Football Italia, Inter sudah tahu punya peluang besar untuk melesat di puncak klasemen usai Napoli ditahan imbang 0-0 oleh Parma malam tadi.
Pemain Inter hampir frustasi karena gol tak kunjung datang hingga pertengahan babak kedua. Lecce pun bermain solid dengan ciamiknya penampilan Wladimiro Falcone di bawah mistar.
Pun, saat penalti yang diberikan wasit malah dibatalkan setelah tinjauan VAR.
Namun, masuknya penyerang muda Inter Francesco Pio Esposito mengubah nasib Nerazzuri. Masuk dari bangku cadangan dan berada di tempat yang tepat, ia menyambut bola rebound Lautaro Martinez. Pemain 20 tahun itu pun mencetak gol di menit ke-78.
Chivu saat itu ikut berlari dari pinggir lapangan untuk memeluk sang striker yang mencetak gol. Dia mengatakan ikatan dengan Esposito sudah terjalin sejak lama.
“Saya ingat anak kecil berusia tujuh tahun ini, kami praktis tumbuh bersama,” kata Chivu kepada DAZN Italia yang dikutip dari Football Italia pada Kamis, (15/1/2026).
Chivu sudah memprediksi laga melawan Lecce bakal sulit. Apalagi Lecce tengah butuh poin demi menjauh dari zona degradasi.
“Saya memperkirakan akan sulit, karena ketika Anda menghabiskan banyak energi seperti yang kami lakukan dalam pertandingan melawan Napoli pada hari Minggu dan tidak mendapatkan hasil penuh, itu akan membebani Anda,” ujar Chivu.
Dia menyanjung tim asuhannya yang akhirnya menemukan jalan keluar saat laga lawan Lecce. Ia bilang Inter sudah memiliki sikap yang benar dan percaya hingga akhir pertandingan.
“Ini adalah pertandingan di mana kemungkinan kalah lebih besar daripada menang. Para pemain ini pantas sukses, karena mereka melakukan segalanya untuk membawa pulang hasil yang baik,” tutur Chivu.

