IHSG Pecah Rekor, Dibuka Langsung Meluncur ke Level 9.012

17 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memecahkan rekor, dengan langsung bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (14/1/2026). IHSG dibuka menguat 64,38 poin atau 0,72 persen ke level 9.012, melanjutkan tren penguatan dari perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, pergerakan berbeda terjadi di pasar valuta asing. Nilai tukar rupiah terpantau melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah terhadap dolar AS pada pukul 08.55 WIB berada di level Rp16.877 per dolar AS, melemah 22 poin atau 0,13 persen.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa saham Asia pada perdagangan pagi ini, seperti Indeks Nikkei 225 Jepang yang tercatat naik 1,48 persen ke level 54.343,90, serta Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,14 persen ke 26.886,50.

Kemudian Indeks SSE Composite China terpantau pada pagi ini juga bergerak naik 0,40 persen ke 4.155,43. Sementara Indeks Straits Times Singapura justru bergerak berlawanan arah dari mayoritas bursa saham Asia, melemah 0,31 persen ke posisi 4.792,37.

- Advertisement -

Proyeksi IHSG Hari Ini

Pada perdagangan hari ini, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan, sepanjang mampu bertahan di level support. Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menilai indeks masih memiliki ruang kenaikan dalam jangka pendek.

“Diperkirakan support IHSG 8.860-8.900 dan resist IHSG 8.970-9.000,” ungkap Fanny dalam analisis hariannya, dikutip Holopis.com, Rabu (14/1/2026).

Pada perdagangan Selasa kemarin (13/1/2026), IHSG ditutup menguat 0,72 persen dengan aksi beli bersih (net buy) investor asing mencapai Rp1,45 triliun. Sejumlah saham yang paling banyak diborong asing antara lain INCO, ASII, MBMA, BBNI, dan ANTM.

Di sisi global, tekanan datang dari bursa saham Amerika Serikat. Indeks-indeks Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (13/1) seiring tekanan pada saham JPMorgan serta meningkatnya volatilitas pasar akibat rangkaian kebijakan Presiden AS Donald Trump. Indeks S&P 500 turun 0,19 persen, Dow Jones melemah 0,8 persen, dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,1 persen.

Namun, sentimen positif masih menopang pasar Asia. Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Selasa (13/1), dipimpin oleh lonjakan saham Jepang. Optimisme investor terhadap sektor kecerdasan buatan (AI) menjadi pendorong utama, meski ketidakpastian terkait independensi The Federal Reserve masih membayangi pasar global.

Indeks Nikkei Jepang melonjak 3,10 persen, didukung pelemahan yen dan spekulasi kebijakan stimulus fiskal. Indeks Kospi Korea Selatan naik 1,47 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 0,90 persen, dan Taiex Taiwan bertambah 0,46 persen. Sementara itu, FTSE Straits Times menguat 0,85 persen dan FTSE Malay KLCI naik 0,75 persen.

Pergerakan IHSG hari ini masih akan dipengaruhi sentimen global serta dinamika nilai tukar rupiah, di tengah optimisme pelaku pasar terhadap prospek penguatan indeks domestik.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
17 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis