HOLOPIS.COM, JAKARTA – Keputusan Amerika Serikat untuk resmi menarik diri dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Januari ini menuai peringatan keras dari pimpinan organisasi tersebut. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menilai langkah itu berisiko membuat Amerika Serikat dan dunia berada dalam kondisi yang tidak aman.
“Itu bukanlah keputusan yang tepat,” kata Tedros, dikutip Holopis.com, Rabu (14/1).
Tedros menegaskan bahwa banyak program dan kerja WHO selama ini justru memberikan manfaat langsung bagi Amerika Serikat. Menurutnya, kerja sama global di bidang kesehatan menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman penyakit lintas negara.
“Itulah sebabnya saya mengatakan AS tidak akan bisa aman tanpa bekerja sama dengan WHO,” ujarnya.
Keputusan hengkang dari WHO diambil Presiden AS Donald Trump pada hari pertamanya kembali menjabat di Gedung Putih, 20 Januari 2025. Saat itu, Trump menandatangani perintah eksekutif yang menginstruksikan penarikan AS dari organisasi kesehatan global tersebut.
Perserikatan Bangsa-Bangsa menerima pemberitahuan resmi terkait langkah tersebut dua hari kemudian. Sesuai piagam WHO, pengunduran diri sebuah negara anggota baru berlaku satu tahun setelah pemberitahuan disampaikan secara resmi.
Di tengah situasi itu, Tedros juga menyinggung kondisi internal WHO yang tengah melakukan penyesuaian anggaran. Ia menyebut organisasi tersebut secara bertahap menangani tantangan pendanaan melalui reformasi struktural dan pengaturan ulang anggaran operasional.

