Tiga Hari Dicari, Pria yang Hanyut di Sungai Belapunraga Gowa Ditemukan

181 Shares

HOLOPIS.COM, GOWA – Tiga hari dicari, pria yang hanyut di Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditemukan. Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR pada, Selasa (13/1).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 10.25 WITA.

- Advertisement -

“Korban ditemukan mengapung oleh tim SAR gabungan sejauh kurang lebih 13 kilometer dari lokasi kejadian awal, tepatnya di aliran Sungai Belapunraga. Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Andi Sultan.

Sultan menjelaskan, pada hari ketiga operasi, tim SAR gabungan membagi pencarian menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan metode penyisiran aliran sungai ke arah hilir menggunakan perahu karet serta pemantauan di titik-titik strategis.

- Advertisement -

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR kami nyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” pungkasnya.

Diberitakan Holopis.com sebelumnya, operasi pencarian terhadap satu orang korban hanyut di Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, memasuki hari kedua pada Senin (12/1).

Hingga sore, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Korban diketahui bernama Andi (30), seorang laki-laki yang dilaporkan tenggelam saat menyeberangi sungai sepulang dari kebun pada Minggu pagi (11/1).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa pencarian hari kedua difokuskan pada beberapa sektor dengan pembagian empat Search and Rescue Unit (SRU).

“Operasi SAR dimulai sejak pukul 07.00 WITA pagi tadi dengan strategi pencarian yang diperluas,”ujar Sultan, Senin (12/1) malam.

“Pencarian kami lakukan dengan membagi empat SRU. Ada yang melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian, penyisiran darat di sisi kiri dan kanan sungai hingga tiga kilometer ke arah hilir,”tambahnya.

Dia menambahkan, pencarian menggunakan perahu karet sejauh enam kilometer, serta pemantauan debit air di sekitar jembatan Parangloe.

Sultan menyebut, tim penyelam mengalami kendala saat melakukan penyelaman di area yang di duga sekitar korban tenggelam.

“Kendala yang dihadapi tim SAR gabungan adalah arus bawah yang lumayan kencang sehingga di khawatirkan akan membahayakan keselamatan tim penyelam,”jelasnya.

Meski hasil pencarian hari ini masih nihil, tim SAR gabungan tetap bekerja maksimal dan mengutamakan keselamatan seluruh personel.

“Operasi dihentikan sementara pada pukul 17.30 WITA dan akan dilanjutkan kembali esok hari,” tuturnya.

Dalam operasi pencarian, Tim SAR Gabungan melibatkan berbagai unsur, antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, BPBD Gowa, Damkar Gowa, PMI, TNI-Polri, relawan, organisasi kemanusiaan, serta masyarakat setempat.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
181 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru