Bobon Sedih Konten Kreator Sepi Setelah Ponpes Viral di Aceh Tamiang Bersih

32 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Konten kreator sekaligus influencer, Bobon Santoso mengabarkan langsung kondisi terkini di kawasan Pondok Pesantren Darul Mukhlisin yang ada di Aceh Tamiang, Aceh.

Di mana sebelumnya, Ponpes tersebut sempat viral karena kedapatan tumpulkan gelondongan kayu besar dampak dari banjir bandang yang terjadi akhir bulan November 2025 lalu.

- Advertisement -

“Pesantren yang sempat viral yang di mana kalian mungkin lihat banyak sekali gelondongan kayu padat di sini. Ketinggian waktu terendam itu kurang lebih sekitar 3 meter,” kata Bobon dalam videonya yang dilihat Holopis.com, Sabtu (10/1/2026).

Saat ini kata Bobon, seluruh kayu yang sempat tertumpuk di aera Pondok Pesantren telah bersih, berkat kerja sama yang baik semua stakeholders, termasuk TNI dan Polri.

- Advertisement -

“Sekarang pasca pemulihan, kalian bisa lihat, gelondongan kayu ini udah nggak ada,” ujarnya.

Bobon pun mengaku sedih dengan kondisi fakta, bahwa saat situasi buruk terjadi di Pondok Pesantren tersebut, banyak sekali public figure dan content creator yang datang untuk mendokumentasikannya.

Bahkan situasi tersebut pun tak sedikit muncul narasi negatif yang dialamatkan kepada pemerintah, serta aparat baik TNI dan Polri. Padahal mereka sudah bekerja keras dan berjibaku untuk pemulihan pasca bencana.

“Waktu kayunya di sini masih ada ya masih parah-paranya, masih rusak-rusaknya, banyak sekali konten kreator bikin konten lah, bikin video di sini lah, dan banyak narasi yang menyudutkan juga TNI Polri, teman-teman yang lain enggak kerja,” terangnya.

Pondok Pesantren Darul Mukhlisin
Pondok Pesantren Darul Mukhlisin di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. [Foto : Istimewa]

Namun setelah semuanya teratasi dengan baik, justru mereka seperti hilang begitu saja.

“Kerjanya kayak gimana, tanggung jawab siapa nanti. (Ketika) udah pulih sekarang kita lihat, tapi enggak ada satu pun lagi yang datang ke sini untuk memviralkan kinerja dari teman-teman kita di sini,” tukas Bobon.

Pun demikian, ia tak mau ambil pusing dan lebih fokus untuk mengabarkan situasi terkini di Aceh, salah satu provinsi yang terdampak cukup parah terhadap bencana alam di Pulau Sumatera itu.

“Untuk pembersihan ini kurang lebih kita butuh 10 hari, kurang dari 2 minggu ya. Jadi sudah pulih total, kayu-kayunya sudah enggak ada lagi,” paparnya.

“Tapi untuk aktivitas dari pesantren memang sementara belum diaktifkan, dari santrinya sendiri semuanya masih diungsikan,” sambung Bobon.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
32 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru