Sering Dianggap Aman, Ini Kesalahan Pakai Sunscreen yang Masih Banyak Dilakukan

30 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTASunscreen kerap disebut sebagai produk skincare paling penting. Sayangnya, meski sudah rutin digunakan, masih banyak orang yang belum memakainya dengan cara yang tepat. Alhasil, perlindungan kulit dari sinar matahari tidak bekerja maksimal.

Bahkan, tidak sedikit yang merasa sudah rajin pakai sunscreen tetapi tetap mengalami kulit kusam, flek bertambah, atau mudah terbakar matahari. Berikut sejumlah kesalahan penggunaan sunscreen yang masih sering terjadi.

- Advertisement -

1. Takaran Sunscreen Terlalu Sedikit

Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan sunscreen terlalu tipis. Padahal, jumlah sunscreen sangat menentukan tingkat perlindungan kulit.
Untuk wajah dan leher, sunscreen idealnya digunakan sekitar dua jari penuh. Jika jumlahnya kurang, perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB juga ikut berkurang.

2. Tidak Melakukan Reapply

Banyak orang mengira sunscreen cukup dipakai sekali di pagi hari. Faktanya, perlindungan sunscreen bisa berkurang seiring waktu, terutama jika berkeringat atau terkena air.

- Advertisement -

Reapply setiap dua hingga tiga jam sangat disarankan, terutama bagi Sobat Holopis yang beraktivitas di luar ruangan.

3. Salah Memilih SPF untuk Aktivitas Harian

Tidak semua aktivitas membutuhkan tingkat SPF yang sama. SPF rendah mungkin cukup untuk aktivitas singkat di dalam ruangan, tetapi kurang efektif untuk aktivitas luar ruangan dalam waktu lama.

Kesalahan memilih SPF sering membuat kulit tetap terpapar sinar UV meski sudah merasa ‘aman’ karena memakai sunscreen.

4. Hanya Dipakai Saat Cuaca Panas

Masih banyak yang menganggap sunscreen hanya perlu dipakai saat matahari terik. Padahal, sinar UVA tetap bisa menembus awan dan kaca, bahkan saat cuaca mendung.
Artinya, sunscreen tetap penting digunakan setiap hari, termasuk saat berada di dalam ruangan dengan paparan cahaya matahari tidak langsung.

5. Mengandalkan Sunscreen dari Makeup Saja

Produk makeup seperti foundation atau cushion memang sering mengandung SPF, tetapi jumlahnya biasanya tidak cukup untuk memberikan perlindungan optimal.

Mengandalkan sunscreen dari makeup saja berisiko membuat kulit tidak terlindungi secara maksimal, terutama jika digunakan dalam jumlah tipis.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
30 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru