HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebuah video rekaman kamera CCTV mobil atau dashcam yang memperlihatkan aksi berbahaya seorang pengemudi mobil Toyota Yaris di Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Tol Japek) viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @fakta.jakarta tersebut, pengemudi Yaris bernomor polisi B 2760 SGX nekat menghentikan kendaraannya di jalur cepat, diduga karena tidak terima diklakson oleh pengemudi di belakangnya.
Berdasarkan keterangan dalam unggahan itu, Insiden terjadi di Jalan Tol Jakarta–Cikampek KM 32 pada Senin (5/1/2026).
“Tak terima diklakson saat melaju pelan di jalur cepat Tol Jakarta-Cikampek KM 32, seorang pengemudi menghentikan kendaraannya di tengah jalan tol dan terlibat cekcok dengan pengemudi di belakangnya, Senin (5/1),” tulis unggahan akun tersebut, dikutip Holopis.com, Rabu (7/1/2026).
Dalam rekaman dashcam yang beredar, terdengar pemilik kamera menegur pengemudi Yaris karena melaju pelan di jalur cepat. “Kalau pelan di tengah bang, ini gue ada kamera,” kata pemilik dashcam, sebagaimana dalam video tersebut.
Namun, teguran itu justru dibalas dengan emosi oleh pengemudi Yaris.
“Mau sok jagoan lo, an*ing lo,” ujar pengemudi Yaris tersebut.
Tak lama kemudian, setelah menyadari aksinya terekam kamera, pengemudi Yaris itu langsung kembali ke mobilnya dan melanjutkan perjalanan.
Aksi menghentikan kendaraan di jalur cepat tol tersebut dinilai sangat berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. Jalur kanan atau jalur cepat di jalan tol sejatinya diperuntukkan untuk mendahului kendaraan lain, bukan untuk melaju pelan apalagi berhenti.
Unggahan video ini pun menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak warganet mengecam tindakan pengemudi Yaris yang dianggap melanggar aturan dan membahayakan pengguna jalan lain.
Akun @ricky_achid menuliskan, “Kalo masih belajar nyetir jangan masuk tol!! jelas jalur kanan buat mendahului kok malah gak terima.”
Sementara akun @daudsteven07 berkomentar, “Inilah banyak org bisa nyetir tp gak ngerti arti aturan rambu rambu lalu lintas, bagi pelanggar rambu rambu lalu lintas itu hiasaan mempercantik jalan aja, gak ngerti artinya.. dikasi tau yg bener merasa harga diri turun, tdk trima emosi, contohnya uda ada diviidio diposting ini.”
Netizen lainnya bahkan meminta aparat kepolisian menindak tegas pelaku. Akun @candradavidson sembari menandai akun @tmcpoldametro dan @_korlantaspolri menulis, “itu tilang aja min, udah salah malah ngajak berantem. Berhentiin mobil di lajur 3/ lajur cepat lagi. Fix ini kesalahan fatal dan sangat membahayakan.”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pengemudi maupun tindak lanjut atas insiden viral di Tol Japek tersebut.

