HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memperkuat sinergi penanganan bencana dengan melibatkan pekerja seni dan pelaku industri kreatif dalam penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera dan Aceh.
Komitmen tersebut disampaikan Wapres saat menerima audiensi para pekerja seni dan pelaku industri kreatif di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/1/2026). Pertemuan ini membahas penguatan koordinasi bantuan agar penyalurannya lebih tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.
Audiensi tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penanganan bencana secara cepat, terkoordinasi, serta berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, dengan mengedepankan prinsip gotong royong, transparansi, dan akuntabilitas.
Dalam arahannya, Wapres Gibran menekankan agar bantuan kemanusiaan dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak. Ia mendorong agar penyaluran bantuan lebih diprioritaskan dalam bentuk barang atau kebutuhan riil sesuai kondisi lapangan, sehingga dapat mempercepat pemanfaatan dan meminimalkan kendala distribusi.
Pada kesempatan tersebut, Wapres juga menyampaikan apresiasi kepada para seniman, budayawan, dan pelaku industri kreatif atas kepedulian serta solidaritas yang ditunjukkan melalui berbagai aksi kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatera.
Kepedulian itu diwujudkan melalui beragam inisiatif, mulai dari penggalangan dana, konser amal bertajuk “100 Musisi Heal Sumatera”, hingga donasi dari hasil pendapatan film Timur.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang telah melakukan aksi kemanusiaan membantu Saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana di Sumatera,” ujar Wapres dalam keterangan tertulisnya, dikutip Holopis.com, Selasa (6/1/2026).
Selain penguatan distribusi bantuan, audiensi ini juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada publik terkait penanganan bencana. Para pekerja seni menilai publik perlu mendapatkan informasi yang utuh agar mengetahui berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah.
“Jadi banyak hal-hal baik yang sebenarnya saya juga terkaget tadi, Pak Wapres tadi cerita, ternyata programnya banyak yang sudah berjalan, cuma mungkin yang nyampe ke kita, nggak banyak ya, informasinya ya,” ujar dr. Tompi, salah seorang pekerja seni yang hadir dalam pertemuan tersebut.
“Jadi kami kasih masukan, tolong disiarkan supaya tahu, jangan nanti kita pikir, ini negara nggak apa-apa ini, ternyata udah banyak yang dikerjain, nggak diam aja,” tambahnya.
Audiensi ini juga membahas keberlanjutan bantuan kemanusiaan, termasuk rencana pengiriman bantuan jangka menengah, dukungan layanan kesehatan, serta program sosial yang direncanakan berjalan hingga bulan Ramadan.
Sejumlah pekerja seni turut hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya dr. Tompi, Melaney Ricardo, Iko Uwais, serta para pemain film Timur yang selama ini aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan bagi korban bencana.


