HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari hubungan tangga dari artis cantik Andhara Early. Wanita yang akrab disapa Andhara tersebut rupanya diam-diam telah resmi bercerai dengan sang suami, Bugi Ramadhana sejak Oktober 2025 lalu.
Andhara mengungkapkan bahwa proses perceraian tersebut sebenarnya sudah tuntas sejak akhir tahun lalu di Pengadilan Agama Cibinong. “Sudah, sudah, sudah. Putusannya sudah di Oktober 2025. PA… Cibinong,” ungkap Andhara saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (5/1/2026).
Keputusan pahit ini mengakhiri perjalanan rumah tangga mereka yang telah berjalan selama kurang lebih 14 tahun. Andhara mengebut keyakinannya untuk berpisah bukan diambil secara mendadak atau hanya karena permasalahan sesaat yang terjadi dalam waktu singkat melainkanakumulasi dari berbagai persoalan yang telah diupayakan solusinya namun tidak kunjung menemui titik temu.
“14 tahun kan bukan sebentar ya, apa sih alasannya? Pastinya banyak alasannya. Dan ini kan bukan keputusan yang diambil karena satu-dua hal dalam satu-dua hari atau satu-dua bulan aja,” tuturnya.
Terkait hasil putusan persidangan, Andhara menjelaskan bahwa majelis hakim telah menjatuhkan putusan cerai talak terhadap pernikahannya. Dalam putusan tersebut, ia juga mendapatkan hak asuh penuh atas anak-anak mereka yang masih di bawah umur.Meskipun harus berpisah, ia memastikan bahwa urusan pembagian harta bersama atau gono-gini tidak menjadi sengketa dalam proses hukum tersebut.
“Poinnya, hasil keputusannya ya cerai talak ya. Seperti itu. Terus hak asuh anak ke aku, karena ada anak yang masih di bawah umur. Udah, di situ aja. Kita enggak ada gono-gini juga,” jelasnya lagi.
Masa iddah Andhara sendiri diketahui baru saja berakhir pada awal Januari 2026 yang menjadi alasan kuat baginya untuk mulai terbuka kepada publik. Ia merasa perlu membagikan kabar ini agar tidak terjadi fitnah di kemudian hari terkait status barunya. Kini, Andhara berusaha menatap masa depan dengan lebih positif setelah melewati tahun 2025 yang penuh dengan pembelajaran hidup. Ia berharap tahun 2026 menjadi momentum untuk menyempurnakan segala aspek dalam kehidupannya yang baru.
Alasan Mental Jadi Alasan
Di balik kabar perceraiannya, Andhara membagikan cerita menyentuh mengenai perjuangannya menghadapi gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Kondisi mental ini diakui menjadi salah satu faktor yang membuatnya berani mengambil keputusan besar demi kebahagiaan dirinya sendiri.
“Aku kan mengalami gangguan kecemasan itu di tahun pada saat pandemi. Tapi sebenarnya mungkin aku udah punya gangguan itu dari tahun-tahun sebelumnya,” cerita Andhara.
Gangguan kecemasan yang ia alami kerap muncul dalam bentuk fisik seperti jantung berdebar kencang hingga sesak napas yang mengganggu aktivitas. Ia merasa bahwa selama ini ia terlalu sibuk mengayomi orang lain dan mengabaikan kebutuhan mentalnya sendiri sebagai seorang individu.
Ia menyadari bahwa bertahan dalam rumah tangga yang sudah tidak sefrekuensi justru akan berdampak buruk bagi kesehatan jiwanya. “Cuma ya balik lagi kalau aku lanjutin, kita sama-sama enggak sehat gitu. Kita bisa hidup dalam rumah tangga yang munafik jadinya ya gitu ya,” katanya.
Selama ini, Andhara merasa seolah memikul beban tanggung jawab yang besar sejak masa kecilnya di tengah keluarga yang juga bercerai. Pengalaman tersebut membuatnya terbiasa memberi kepada orang lain tanpa pernah benar-benar merasa kasihan atau peduli pada kondisi dirinya sendiri.
Kini, kondisi mentalnya perlahan mulai stabil meskipun ia masih harus berjuang secara mandiri tanpa bantuan obat-obatan dari dokter. Ia memilih metode relaksasi pernapasan dan menulis jurnal (journaling) sebagai cara untuk mengendalikan kecemasan yang sewaktu-waktu bisa datang.
Dengan status barunya, Andhara merasa satu beban hidupnya telah terlepas dan ia kini fokus untuk meriset ulang jati dirinya. Ia berharap langkah ini membawa dampak positif bagi kebahagiaan jangka panjangnya di masa depan.



