Kenapa Perut Sering Begah di Malam Hari Meski Makan Sedikit? Ini Penjelasannya

26 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAPerut terasa penuh, kembung, atau begah di malam hari sering bikin tidak nyaman, apalagi saat tubuh seharusnya beristirahat. Menariknya, keluhan ini bisa muncul meski porsi makan tidak banyak. Kondisi tersebut kerap dianggap sepele, padahal ada beberapa kebiasaan dan faktor tubuh yang memicunya.

Begah di malam hari bukan selalu soal makanan berat, melainkan bagaimana tubuh memproses apa yang dikonsumsi sepanjang hari.

- Advertisement -Hosting Terbaik

1. Pola Makan Terlalu Dekat dengan Waktu Tidur

Salah satu penyebab paling umum adalah jarak makan malam yang terlalu dekat dengan waktu tidur. Saat tubuh berbaring, proses pencernaan melambat, sehingga makanan lebih lama berada di lambung.

Akibatnya, gas lebih mudah terbentuk dan perut terasa penuh, meski porsi makan tergolong ringan.

- Advertisement -

2. Terlalu Cepat Makan Tanpa Disadari

Makan terburu-buru membuat lebih banyak udara ikut tertelan bersama makanan. Udara ini kemudian terperangkap di saluran pencernaan dan memicu rasa kembung.

Kebiasaan ini sering terjadi saat makan malam sambil menonton atau bermain gawai.

3. Sensitivitas terhadap Jenis Makanan Tertentu

Beberapa orang memiliki sensitivitas terhadap makanan tertentu, seperti produk susu, makanan tinggi gula, atau sayuran tertentu yang sulit dicerna. Makanan ini bisa memicu produksi gas berlebih di malam hari.

Efeknya tidak selalu langsung terasa saat makan, tetapi muncul beberapa jam kemudian.

4. Posisi Tubuh dan Kurangnya Aktivitas Setelah Makan

Langsung duduk atau berbaring setelah makan dapat memperlambat kerja pencernaan. Kurangnya gerakan ringan membuat gas lebih mudah menumpuk di perut.

Berjalan santai selama 10–15 menit setelah makan dapat membantu meringankan keluhan ini.

5. Faktor Stres dan Kelelahan

Stres juga berpengaruh pada sistem pencernaan. Ketegangan mental dapat mengganggu kerja usus dan memicu rasa tidak nyaman di perut, terutama saat malam ketika tubuh mulai rileks.

Kondisi ini sering terjadi tanpa disadari, terutama setelah hari yang melelahkan.

Bagaimana Cara Mengurangi Begah di Malam Hari?

Untuk mengurangi rasa begah, cobalah memberi jeda minimal dua hingga tiga jam antara makan malam dan waktu tidur. Mengunyah makanan lebih perlahan dan menghindari minuman bersoda di malam hari juga dapat membantu.

Selain itu, menjaga suasana makan tetap tenang dan tidak terburu-buru memberi dampak positif bagi pencernaan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
26 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Kenapa Kulit Tetap Kusam Meski Rajin Skincare? Bisa Jadi Dehidrasi atau…

Banyak orang merasa sudah rutin memakai skincare, tapi kulit tetap terlihat kusam dan kurang segar.

Manfaat Lidah Buaya untuk Kulit: Alami, Lembut, dan Banyak Khasiat

Lidah buaya atau aloe vera sudah lama dikenal sebagai bahan alami andalan dalam dunia perawatan kulit.

Segudang Manfaat di Balik Bau Tak Sedap Bunga Tahi Ayam

Bunga Tahi Ayam memiliki manfaat di bidang pertanian dan kesehatan.

ProConnect – Kemnaker Sudah Connect, Bakal Akomodir Sektor Pariwisata dan Hotel

Kementerian Ketenagakerjaan tertarik hubungkan ProConnect dengan KarirHub untuk mendukung sektor pariwisata dan perhotelan.

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kecamatan Way Khilau

Bencana banjir hingga saat ini masih menghantui ratusan rumah warga yang ada di Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Kawasan Gunung Kaupas Longsor, Petugas Evakuasi Warga

Bencana longsor melanda kawasan Gunung Kaupas, Kampung Cibodas, Kecamatan Padarincang di Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Terbaru

holopis holopis