HOLOPIS.COM, JAKARTA – Memiliki rumah yang sejuk dengan pekarangan yang hijau dan rindang tentu menjadi impian banyak orang. Oleh karenanya, tak jarang banyak yang memilih untuk menanam berbagai macam tumbuhan di sekitar rumah agar menambah keindahan sekaligus menjaga suasana di sekitar rumah tetap sejuk dan tenang.
Sayangnya, tidak semua tanaman cocok dan aman di tanam di halaman rumah, terutama pohon yang menjadi salah satu jenis tumbuhan dengan ukuran besar. Pohon peneduh menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk di tanam di halaman rumah.
Dikutip Holopis dari Lindungi Hutan, pohon peneduh sendiri merupakan jenis tanaman pelindung yang berfungsi untuk melindungi orang atau benda yang berada di bawah atau di sekitarnya dari terik matahari serta curah air hujan. Umumnya pohon yang termasuk dalam jenis tanaman pelindung memiliki tajuk yang relatif rindang.
5 Pohon Peneduh yang Cocok di Tanam di Halaman Rumah
Berikut ini daftar pohon peneduh yang cocok dan aman untuk di tanam di halam rumah.
1. Pohon Mangga
Mangga menjadi salah satu jenis pohon peneduh yang cocok ditanam di halaman rumah, sebab pohon ini memiliki daun yang rimbun sehingga mampu menghalau terik matahari. Selain daunnya yang rimbun, buah mangga yang manis juga kerap menjadi alasan seseorang menanam pohon mangga di pekarangan rumah.
Untuk proses penanamannya, pohon ini dapat ditanam dengan cara cangkok dengan perkiraan tinggi pohon mencapai 8-19 meter. Sementara itu, jika ditanam secara biasa, tinggi pohon mangga dapat mencapai hingga 40 meter.
2. Pohon Cemara
Pohon cemara memiliki kemampuan yang baik dalam mengalirkan suhu, sehingga dapat ditanam pada lokasi atau tanah yang kering. Kemampuannya dalam mengatur suhu ini menjadikan pohon cemara sebagai salah satu pilihan pohon peneduh yang dapat ditanam di halaman rumah. Tak hanya itu, penanaman pohon cemara juga tidak membutuhkan halaman yang luas.
Namun, perlu diketahui bahwa pohon cemara memiliki berbagai macam jenis sehingga jangan sampai salah pilih. Jika ingin ditanam sebagai pohon peneduh di pekarangan rumah, pilihlah pohon cemara jenis Cemara Pua-Pua. Pohon ini memiliki daun yang bagus seperti tanduk rusa, dengan daun yang tidak mudah rontok.
3. Pohon Tabebuya
Pohon Tabebuya berasal dari Hutan Amazon Brazil dan termasuk dalam kelompok pohon besar. Pohon ini memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai pohon peneduh rumah. Bunganya yang warna-warni dan bentuk daunnya yang indah cocok cocok dijadikan pohon peneduh sekaligus penghias halaman rumah.
Sebagai pohon peneduh, manfaat terpenting dari pohon ini adalah mampu membersihkan udara dari polutan yang berbahaya. Keindahan dan manfaat pohon Tabebuya ini kemudian menjadi pilihan yang tepat jika ingin menjadikannya sebagai pohon peneduh di halaman rumahmu.
Perawatan pohon Tabebuya juga terbilang mudah. Jika pohonnya baru ditanam atau usianya belum mencapai satu tahun, kamu hanya perlu menyiramnya dua kali setiap minggu selama dua bulan pertama. Kemudian, jika usia pohon mencapai satu tahun, kamu hanya perlu menyiramnya seminggu sekali saja.
4. Pohon Palem
Selain dijadikan tanaman hias di pekarangan rumah karena bentuknya yang indah, pohon palem menjadi jenis pohon peneduh yang mampu mengalirkan sirkulasi udara ke dalam rumah karena bentuknya yang tinggi menjulang.
Tak hanya itu, pohon Palem juga memiliki kemampuan menyerap polutan, sehingga cocok untuk ditanam di pekarangan rumah terlebih jika rumahmu berada di pinggir jalan utama, atau rawan terkena polusi udara.
Perawatan pohon Palem juga cukup mudah. Kamu hanya perlu menempatkannya di tempat yang mendapatkan sinar matahari cukup, sehingga pohon Palem dapat tumbuh dengan baik.
Beberapa jenis pohon palem yang dapat ditanam Palem Merah, Palem Kuning, Palem Bambu, Palem Kipas, Palem Putri, Palem Raja, Palem Botol, dan Palem Phoenix.
5. Pohon Kiara Payung
Kiara Payung sering dijadikan pohon perindang dan peneduh yang banyak ditemui di pinggir jalan atau Ruang Terbuka Hijau (RTH). Memilih pohon Kiara Payung sebagai pohon peneduh di halaman rumah menjadi pilihan tepat sebab pohon ini memiliki karakteristik daun yang lebat berwarna hijau tua, serta teksturnya yang kuat.
Pohon ini dapat tumbuh hingga 5 meter atau lebih serta memiliki batang yang kokoh sehingga tetap aman meskipun tertiup angin kencang. Tak hanya itu, pohon ini mampu mereduksi Karbon Monoksida (CO). Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2015 menunjukkan, pohon Kiara Payung memiliki daya serap CO sebesar 404,83 Kg/Pohon/Tahun.

