HOLOPIS.COM, JAKARTA – Mitsubishi Pajero 2026 akhirnya menampakkan diri, meski hanya sekilas. Wujud SUV legendaris tersebut muncul dalam video pemasaran terbaru divisi motorsport Ralliart Mitsubishi, yang langsung memicu spekulasi luas soal arah pengembangan model baru Pajero.
Dikutip Holopis.com dari Drive pada Senin (5/1/2026), kemunculan Pajero baru terjadi di akhir video yang juga menampilkan deretan kendaraan Mitsubishi yang berlaga di Dakar Rally, Kejuaraan Dunia Reli (WRC), serta Team Mitsubishi Ralliart Triton yang sukses menjuarai Asia Cross Country Rally (AXCR) 2025.
Menariknya, teaser tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Pajero berpotensi menggantikan Triton sebagai kendaraan andalan Mitsubishi di ajang AXCR mendatang. Hal ini diperkuat oleh narasi dalam deskripsi video.
“Tidak peduli berapa kali Anda gagal, Anda tidak boleh berhenti mengemudi. Reli adalah medan uji untuk membangun mobil yang lebih kuat dan lebih aman.”
“Jika kita mempertahankan mobil yang menang tahun lalu, kita tidak akan pernah menang tahun ini. Tantangan berikutnya telah dimulai.”
Pernyataan tersebut memunculkan dugaan bahwa Ralliart tidak akan lagi mempertahankan Triton, meski sukses pada musim sebelumnya. Dalam cuplikan singkat itu, Pajero 2026 hanya terlihat beberapa detik, melaju di jalan beraspal dengan tampilan siluet samar. Detail yang tampak hanya cahaya lampu dan garis bodi luar kendaraan.
Format Asia Cross Country Rally sendiri memungkinkan mobil pikap maupun SUV untuk berlaga. Meski pikap mendominasi, sejumlah SUV seperti Toyota Fortuner, LandCruiser Seri 80, dan Suzuki Jimny juga ambil bagian pada edisi 2025.
Mitsubishi diperkirakan akan mengungkap lebih banyak detail menjelang peluncuran resmi Pajero 2026 pada awal tahun 2026. SUV ini disebut akan menggunakan sasis rangka tangga milik Triton, dipadukan dengan mesin diesel bi-turbo 2,4 liter.
Secara desain, siluet Pajero anyar sekilas mengingatkan pada Nissan Patrol terbaru, namun dimensinya diyakini lebih ringkas karena Mitsubishi menargetkan pasar Asia Pasifik.
Model ini juga diproyeksikan menjadi SUV premium, mengisi kekosongan setelah Pajero Sport dihentikan, sekaligus diposisikan sebagai penantang langsung Toyota Land Cruiser Prado.

