Polri dan Jasa Marga Siap Hadapi Arus Balik Nataru 2026 Hari Ini

41 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dalam rangka untuk mengantisipasi lonjakan puncak arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang diperkirakan terjadi pada ini, Minggu 4 Januari 2026.

Irjen Pol Agus menyebut, Polri bersama Jasa Marga telah mempersiapkan strategi mengantisipasi kepadatan puncak arus balik Nataru.

- Advertisement -

“Strategi alih arus termasuk mungkin nanti akan dilakukan contraflow termasuk juga pengendalian di rest area sudah kita persiapkan lebih baik,” kata Agus kepada wartawan di Command Centre kilometer 29, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (3/1/2026) malam.

Menurut Agus, hingga Sabtu malam arus lalu lintas masih terkendali dan masih ada 2 hari lagi pengamanan Nataru. Ia berharap agar dapat dikendalikan flow-nya.

- Advertisement -

“Apakah nanti kebangkitan arus cukup tinggi, nanti akan kita lihat dari arah Trans Jawa, termasuk juga dari Bandung, termasuk yang dari Sumatera, yang kita antisipasi tentunya nanti crossing di kilometer 66,” tutur Agus.

Tidak hanya itu, Agus menyebut fatalitas korban meninggal turun 27,12% dan peristiwa kecelakaan turun menjadi tujuh persen.

Adapun angka tersebut cukup luar biasa dan ia berharap tidak ada peristiwa yang menonjol hingga arus balik pada Minggu.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono mengatakan, bahwa sampai dengan saat ini masih banyak kendaraan melintas keluar Jakarta via tol pada arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Terhitung sejak Operasi Lilin digelar sudah 2,7 juta kendaraan keluar Jakarta hingga 3 Januari 2026.

“Jadi dalam kesempatan ini, pada shift satu di tanggal 3 (Januari), jamnya jam 14.00, ternyata masih ada pergerakan yang keluar dari Jakarta yang saat ini mencapai 2,7 jutaan. Artinya ini sudah mencapai persentase yang cukup signifikan, 93%,” kata Rivan.

Rivan menjelaskan dengan jumlah itu, artinya masih ada kenaikan dibandingkan tahun 2024 lalu. Tercatat paling banyak kendaraan melintas ke arah Jawa Timur.

“Dan dibanding tahun lalu, kenaikan ini mencapai 3,7%. Komposisi yang bisa saya sampaikan bahwa dari keseluruhan yang 2,7 yang keluar dari Jakarta, ini 29% ke arah barat atau Cikopo. Kemudian 47% ke arah timur, meliputi Trans Jawa dan sekaligus Bandung. Sementara 23% itu menuju Bogor,” jelas dia.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
41 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru