Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Menelusuri Jejak Sejarah Hari Amal Bhakti Kementerian Agama

50 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Setiap tanggal 3 Januari, Kementerian Agama Republik Indonesia memperingati Hari Amal Bhakti (HAB). Di balik perayaan rutin tahunan tersebut, tersimpan jejak sejarah panjang yang menunjukkan bahwa istilah HAB bukanlah konsep yang lahir bersamaan dengan berdirinya Kemenag.

Berdasarkan penelusuran historis yang kerap menjadi bahan diskusi, istilah Hari Amal Bhakti baru digunakan secara resmi sejak 3 Januari 1980. Sebelumnya, peringatan hari lahir Kemenag dikenal dengan sebutan Hari Ulang Tahun Departemen Agama.

- Advertisement -

Secara resmi, hari lahir Kemenag ditetapkan melalui Penetapan Menteri Agama Nomor 6 Tahun 1956, yang menyatakan bahwa Departemen Agama berdiri pada 3 Januari 1946. Penetapan ini menjadi dasar administratif bagi peringatan ulang tahun Kemenag di tahun-tahun berikutnya.

Sejarah Hari Amal Bhakti Kemenag

Dokumen dan arsip menunjukkan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun Departemen Agama telah dilaksanakan secara berkelanjutan sejak 1956 hingga setidaknya awal 1970-an. Salah satu rujukan penting adalah buku 10 Tahun Kementerian Agama yang diterbitkan Januari 1956, pada masa Menteri Agama KH Moh. Ilyas.

- Advertisement -

Dalam pidatonya saat peringatan satu dekade Kemenag, KH Moh. Ilyas menegaskan bahwa momen ulang tahun bukan sekadar seremoni, melainkan ajang meneguhkan sikap pemerintah terhadap politik keagamaan dalam Negara Republik Indonesia.

Tradisi tersebut berlanjut pada peringatan ulang tahun ke-15 tahun 1961 melalui amanat Menteri Agama KH Wahib Wahab, serta peringatan ulang tahun ke-17 tahun 1963 oleh Menteri Agama KH Saifuddin Zuhri, yang menekankan peran Departemen Agama sebagai pelaksana Pasal 29 UUD 1945.

Pada peringatan ulang tahun ke-19 tahun 1965, yang bertepatan dengan bulan Ramadan, KH Saifuddin Zuhri kembali menegaskan nilai spiritual, solidaritas, dan pengabdian sebagai fondasi kerja Departemen Agama. Bahkan, dalam suasana politik nasional yang dinamis, peringatan ulang tahun tetap dipandang sebagai momentum konsolidasi nilai.

Aspek penting lain dari sejarah peringatan HUT Kemenag adalah tertib administrasi. Salah satu bukti konkret tercantum dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 93 Tahun 1972, tentang Pembentukan Panitia Hari Ulang Tahun Departemen Agama ke-26.

Keputusan tersebut menegaskan bahwa peringatan hari lahir Kemenag dikelola secara terstruktur, dengan tujuan persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan kegiatan yang akuntabel.

Rangkaian fakta ini menunjukkan bahwa sebelum istilah Hari Amal Bhakti digunakan, Kemenag telah memiliki tradisi peringatan hari lahir yang kuat, konsisten, dan terdokumentasi dengan baik.

Perubahan nomenklatur dari Hari Ulang Tahun menjadi Hari Amal Bhakti terjadi pada 3 Januari 1980, di masa Menteri Agama Alamsjah Prawiranegara. Sejak saat itu, istilah HAB digunakan hingga kini sebagai penanda peringatan lahirnya Kementerian Agama.

Perubahan istilah ini menandai babak baru dalam narasi kelembagaan Kemenag, dari penekanan administratif menuju penegasan nilai pengabdian dan amal bakti aparatur negara di bidang agama dan pendidikan keagamaan.

Tema Hari Amal Bhakti Kemenag 2026

Pada tahun 2026 ini, Kemenag akan merayakan Hari Amal Bhakti yang ke-80, dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”.

Kepala Biro Umum selaku panitia HAB ke-80, Aceng Abdul Aziz mengatakan, tema ini memberi pesan kuat bagi seluruh ASN Kemenag untuk menjadi teladan dalam merawat kerukunan umat.

ASN Kemenag, kata dia, harus mampu menjalin sinergi dengan seluruh umat beragama dalam merawat kerukunan untuk perdamaian dan kamajuan bangsa.

“Ada empat kata kunci dalam tema HAB ke-80, yaitu rukun, sinergi, damai, dan maju. Kerukunan umat akan menguatkan sinergi. Kerukunan umat adalah prasarat kehidupan yang damai dan prasyarat pembangunan bangsa menuju kemajuan,” terang Aceng dalam keterangannya.

“Panitia juga sudah memilih logo HAB ke-80 yang itu merupakan karya dari Universitas Islam Negeri KH Achmad Shidiq Jember,” sambungnya.

Rangkaian Kegiatan Hari Amal Bhakti Kemenag ke-80

Rangkaian HAB ke-80 Kemenag akan ditandai dengan kegiatan Senam Kesegaran Jasmani yang digelar serentak di tingkat pusat dan daerah pada 8 Desember 2025.

Selanjutnya, HAB ke-80 akan diisi dengan berbagai kegiatan, salah satunya ekshibisi olahraga antar ASN Kementerian Agama yang dijadwalkan berlangsung pada 16–24 Desember 2025.

Sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain tenis lapangan, tenis meja, bulutangkis, serta cabang lainnya.

Selain kegiatan olahraga, panitia juga menggelar Lomba Film Pendek Integritas yang mengangkat kisah inspiratif penyuluh agama, penghulu, madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), dan unit layanan Kemenag lainnya.

Tak hanya itu, akan digelar pula Lomba Kantor Ideal berbasis Eco-Teologi dengan tema Kemenag ASRI.

Untuk menambah kemeriahan sekaligus memperkuat solidaritas dan kerukunan, Kementerian Agama juga menyelenggarakan fun game serta jalan sehat kerukunan.

Di bidang keagamaan, sosial, dan kemanusiaan, rangkaian HAB ke-80 Kemenag turut diisi dengan santunan anak yatim dan dhuafa, layanan kesehatan dan donor darah, serta gerakan rumah ibadah bersih dan hijau yang dilaksanakan di berbagai daerah.

Puncak peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama akan ditandai dengan Upacara Hari Amal Bakti yang dilaksanakan pada 3 Januari 2026, pukul 07.30 waktu setempat.

Di tingkat pusat, upacara digelar di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat Nomor 3–4, Jakarta, sementara di tingkat daerah dilaksanakan di kantor satuan kerja masing-masing.

Rangkaian HAB ke-80 Kementerian Agama akan ditutup dengan Malam Tasyakuran yang dilaksanakan di masing-masing satuan kerja pada 7 Januari 2026, bersama seluruh pegawai dan undangan lainnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
50 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru