HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebanyak 41.472 migran tercatat tiba di wilayah pesisir Inggris menggunakan perahu kecil sepanjang tahun 2025. Data resmi pemerintah Inggris yang dirilis pada Kamis (1/1) menunjukkan angka tersebut menjadi jumlah tahunan tertinggi kedua sejak pencatatan dilakukan.
Berdasarkan informasi yang dikutip Holopis.com, Jumlah kedatangan itu mengalami kenaikan sekitar 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, angka tersebut masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang tercatat pada 2022, ketika hampir 46.000 migran menyeberangi Selat Inggris dengan cara serupa.
Selain lonjakan kedatangan, jalur penyeberangan tersebut kembali memakan korban jiwa. Media Inggris melaporkan sedikitnya 17 orang meninggal dunia sepanjang 2025 saat mencoba menyeberangi Selat Inggris, berdasarkan keterangan otoritas Prancis dan Inggris.
Di tengah meningkatnya arus migran, pemerintah Inggris juga melakukan perubahan besar dalam kebijakan suaka. Pada November lalu, Departemen Dalam Negeri Inggris mengumumkan perombakan sistem suaka, termasuk ketentuan baru yang mewajibkan penerima suaka menunggu hingga 20 tahun sebelum dapat mengajukan izin tinggal permanen.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menekan migrasi ilegal dan memperketat pengelolaan sistem imigrasi di Inggris.


