Warga Binaan Rutan Makassar Gelar Perenungan Lewat Ceramah Agama

25 Shares

HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Saat gegap gempita jelang pergantian tahun 2026 dirayakan di luar tembok penjara, suasana berbeda justru terasa di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar.

Di balik jeruji, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti kegiatan refleksi akhir tahun yang menjadi ruang hening untuk merenungi perjalanan hidup, menerima masa lalu, dan menata harapan ke depan.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Kegiatan refleksi tersebut mengusung tema “Mensyukuri Takdir, Menata Masa Depan, dan Menjaga Iman di Tengah Perubahan Zaman” dan digelar pada Selasa, (30/12).

Momentum akhir tahun dimanfaatkan sebagai sarana penguatan spiritual dan kesadaran diri bagi warga binaan, yang menjalani pergantian tahun dalam keterbatasan ruang dan kebebasan.

- Advertisement -

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Makassar, Angga Satrya, membuka kegiatan tersebut dengan menekankan pentingnya refleksi diri sebagai bagian dari proses pembinaan.

Ia menyampaikan bahwa setiap fase kehidupan, termasuk masa menjalani pidana, merupakan ruang pembelajaran untuk memperbaiki diri dan menumbuhkan tanggung jawab pribadi.

“Refleksi akhir tahun ini diharapkan menjadi momen bagi warga binaan untuk mensyukuri setiap takdir yang telah dijalani, mengambil hikmah dari masa lalu, serta menata masa depan dengan lebih baik. Rutan hadir untuk mendampingi proses perubahan tersebut agar warga binaan siap kembali ke masyarakat dengan bekal iman dan karakter yang lebih kuat,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah keagamaan oleh Ust. Ichwan Jufri.

Dalam tausiyahnya, ia mengajak warga binaan untuk tetap menjaga iman dan ketakwaan di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Menurutnya, keimanan yang kuat menjadi pegangan utama dalam menghadapi ujian hidup, termasuk saat berada dalam kondisi terbatas.

Ia juga menegaskan bahwa mensyukuri takdir bukan berarti menyerah pada keadaan, melainkan menerima masa lalu dengan ikhlas sambil terus berikhtiar memperbaiki diri.

Dengan iman yang terjaga dan niat yang tulus, warga binaan diyakini mampu bangkit dan menata masa depan yang lebih bermakna.

Melalui refleksi akhir tahun di balik jeruji ini, Rutan Kelas I Makassar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh sisi spiritual, moral, dan mental warga binaan.

Pergantian tahun 2025 ke 2026 pun diharapkan menjadi titik awal lahirnya kesadaran baru dan semangat perubahan bagi para warga binaan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
25 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis