HOLOPIS.COM, JAKARTA – Demi mendukung pelayanan transportasi publik selama perayaan malam pergantian tahun baru, LRT Jakarta memperpanjang jam operasional. LRT Jakarta menambah operasional hingga pukul 02.00 WIB dini hari.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta Sheila Indira Maharshi menjelaskan penambahan jam operasional untuk memastikan perayaan malam tahun baru berlangsung tertib, aman dengan dukungan transportasi publik yang andal.
“Perpanjangan jam operasional hingga pukul 02.00 WIB merupakan komitmen kami untuk mendukung mobilitas masyarakat pada malam tahun baru, seiring padatnya aktivitas warga dalam merayakan pergantian tahun,” kata Sheila, dalam keterangan di Jakarta, Rabu, (31/12/2025).
Pun, untuk hari biasa, operasional transportasi massal hingga pukul 23.00 WIB. Sheila berharap LRT Jakarta bisa jadi pilihan transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal. Hal itu khususnya untuk merayakan tahun baru.
Sheila menyampaikan selama periode operasional, LRT Jakarta juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana. Selain itu, kesiapan petugas operasional untuk menjaga keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan penumpang.
Kemudian, untuk memeriahkan rangkaian akhir tahun, LRT Jakarta menghadirkan program Ride & Riddle berupa permainan “stamp hunt” dan teka-teki di stasiun.
Stamp Hunt merupakan permainan atau kampanye promosi yakni para peserta mesti mengunjungi lokasi tertentu untuk mengumpulkan stempel pada sebuah kartu atau aplikasi sebagai bukti kunjungan.
Sheila menuturkan program itu sudah berlangsung pada 26-28 Desember 2025. Program itu akan kembali digelar pada 31 Desember 2025 pukul 16.00-02.00 WIB. Selanjutnya, 1 Januari 2026 pukul 13.00-17.00 WIB.
“Melalui program tersebut, sahabat LRT berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah menarik sekaligus menikmati pengalaman perjalanan akhir tahun dengan cara yang seru dan berbeda,” jelas Sheila.
Adapun saat ini, LRT Jakarta sudah beroperasi untuk rute Kelapa Gading-Velodrome. Proyek pengerjaan proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai sudah mencapai 80,57 persen.


