Bupati Tegal Pastikan Wisata Guci Aman Usai Diterjang Banjir Bandang

15 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengecek proses pembersihan material pascabanjir bandang di hulu Sungai Gung, Minggu (21/12/2025). Pemkab Tegal bergerak cepat usai insiden banjir bandang menyapu sejumlah kolam air panas wisata Guci.

Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman mengatakan upaya monitoring sebagai bentuk respons cepat dalam memastikan keamanan kawasan objek wisata Guci menjelang libur akhir tahun.

- Advertisement -

Pun, dia mengatakan dampak banjir yang terjadi Sabtu, 20 Desember 2025 hanya berpengaruh pada area Pancuran 13 dan Pancuran 5. Ischak menegaskan secara umum kondisi Objek wisata Guci tetap normal, aman, dan layak dikunjungi wisatawan.

Lalu, dia meluruskan informasi yang berkembang di media sosial sosial terjangan banjir di wisata Guci. Ia menekankan dampak itu hanya di bantaran Sungai Gung, bukan di seluruh kawasan wisata.

- Advertisement -

Ischak bilang destinasi wisata di Guci tidak hanya Pancuran 13 dan Pancuran 5.

“Masih banyak pilihan lain yang tetap beroperasi dan aman, seperti GuciKu, Gulala, Guci Forest, Joglo Ageng, Asafana, dan destinasi lainnya,” kata Ischak, dikutip dari laman resmi Pemkab Tegal pada Senin, (22/12/2025)

Dia juga menjelaskan soal pipa-pipa yang membawa sumber air panas yang rusak terseret arus banjir. Menurut dia, pipa-pipa itu tengah diperbaiki untuk disambung Kembali.

Dengan demikian, menurut dia, wisata Guci bisa kembali dinikmati oleh wisatawan. Untuk perbaikan bangunan Pancuran 13 dan Pancuran 5 ditargetkan bisa rampung dalam waktu tujuh hari.

Lebih lanjut, dia menuturkan jelang meningkatnya kunjungan wisata pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sudah disiapkan langkah antisipatif. Menurut dia, Pemkab Tegal bersama unsur TNI-Polri sudah menyiapkan berbagai langkah preventif untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan.

“Kami akan terus melakukan monitoring, terutama terhadap debit air Sungai Gung, mengingat kondisi cuaca yang berubah-ubah. Intinya, kami siap memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal bagi masyarakat yang berlibur ke Guci,” lanjut Ischak.

Kemudian, soal kerusakan lingkungan di lereng Gunung Slamet, Ischak menuturkan pihaknya tak akan tinggal diam. Bersama Polres Tegal dan Kodim 0712/Tegal, Pemkab Tegal akan meninjau langsung ke kawasan lereng gunung. Koordinasi akan dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah pusat.

“Pada tahun 2026, kami juga telah menganggarkan program penanaman kembali hutan di lereng Gunung Slamet sebagai upaya preventif agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tutur Ischak.

Adapun, Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, mengatakan pihaknya saat ini tengah melaksanakan Operasi Lilin Candi guna memberikan pelayanan dan pengamanan selama masa libur Nataru. Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang bergotong royong membantu penanganan banjir di kawasan Guci.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
15 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru