Menko PMK Tegaskan Penanganan Pascabencana Sumatera-Aceh Jadi Prioritas Nasional

55 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan, bahwa pemerintah terus mempercepat penanganan tanggap darurat hingga rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera-Aceh.

Hal itu disampaikan Pratikno dalam keterangan persnya yang berlangsung di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Alam, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat (19/12).

- Advertisement -Hosting Terbaik

Menko PMK Pratikno juga menyebut, bencana siklon yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat menimbulkan dampak signifikan terhadap korban jiwa, pengungsian serta kerusakan infrastruktur.

“Pemerintah bersama masyarakat Indonesia bekerja keras untuk memulihkan keadaan agar menjadi jauh lebih baik,” ujar Pratikno, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Pratikno menyampaikan seluruh sumber daya nasional dikerahkan, dengan melibatkan kementerian dan lembaga terkait untuk turun langsung menyelesaikan berbagai permasalahan di lapangan.

“Keseriusan pemerintah yang telah menetapkan Sumatra sebagai Prioritas Nasional, dengan mengerahkan seluruh sumber daya nasional, mengerahkan seluruh kekuatan Kementerian dan Lembaga untuk turun menyelesaikan permasalahan yang ada di lapangan di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” tegas Pratikno.

Meskipun dampak bencana berbeda-beda di setiap kabupaten dan kota, Pratikno menyampaikan bahwa berbagai kemajuan signifikan telah dicapai berkat kerja keras dan gotong royong seluruh komponen bangsa. Salah satunya pada sektor transportasi di mana mayoritas ruas jalan nasional dan provinsi secara bertahap telah kembali terhubung, meskipun sebagian masih beroperasi secara terbatas dan memerlukan kewaspadaan ekstra bagi para pengguna jalan.

“Untuk itu, alat berat, alutsista, dan berbagai macam instrumen pemulihan infrastruktur transportasi, terus dikerahkan dengan sekuat tenaga untuk percepatan ini,” ungkap Pratikno.

Pratikno juga menjelaskan bahwa pemulihan layanan dasar juga terus dilakukan secara bertahap. Jaringan listrik di sebagian besar kabupaten dan kota telah berangsur pulih, meskipun masih terdapat gangguan di beberapa desa akibat kerusakan jaringan dan tiang listrik. Jaringan komunikasi juga terus membaik, dengan dukungan perangkat darurat seperti Starlink, radio HT, dan telepon satelit di wilayah terpencil.

Sedangkan untuk pemenuhan air bersih, sebagian besar wilayah di Sumatra Barat dan Sumatra Utara telah kembali terlayani, sementara beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Aceh masih memerlukan distribusi air melalui tangki, hidran umum, dan fasilitas air darurat akibat rusaknya sistem perpipaan dan tercemarnya sumber air.

Terkait ketersediaan BBM dan gas, pasokan secara umum berangsur stabil. Namun, di sejumlah wilayah seperti Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, serta Bener Meriah dan Aceh Tengah, masih dihadapkan pada tantangan percepatan distribusi. “Pesawat, helikopter pengangkut logistik juga dikerahkan untuk membantu, termasuk untuk mengangkut produk-produk pertanian dari wilayah terdampak, untuk didistribusikan di kota setelah dibeli dari Kementerian Pertanian,” ucap Pratikno.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
55 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis