HOLOPIS.COM, JAKARTA – Batuk merupakan respon alami tubuh untuk membersihkan tenggorokan dan saluran napas dari lendir, iritasi, atau infeksi. Saat batuk, kondisi tenggorokan menjadi lebih sensitif, sehingga apa yang kita makan bisa memengaruhi proses penyembuhan.
Tidak hanya obat dan istirahat, memilih makanan yang tepat juga penting agar batuk tidak semakin parah. Meski tergolong makanan sehat, beberapa jenis sayuran bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan, memicu produksi lendir berlebih, atau membuat batuk semakin sering terjadi.
Oleh karena itu kamu perlu menghindari beberapa sayuran berikut ketika batuk, seperti dikutip Holopis.com dari Alodokter Kementerian Kesehatan RI.
1. Sayuran Berserat Kasar
Sayuran dengan serat kasar seperti daun singkong dan sawi dapat menggesek dinding tenggorokan yang sedang meradang. Gesekan ini bisa membuat tenggorokan semakin gatal atau perih, sehingga refleks batuk menjadi lebih sering terjadi. Selain itu, sayuran ini juga lebih sulit dicerna.
2. Sayuran yang Mengandung Gas Tinggi
Jenis sayuran seperti kubis, kembang kol, dan kacang panjang mengandung gas tinggi yang menyebabkan perut terasa kembung dan penuh. Kondisi ini dapat menekan diafragma dan memicu refleks batuk atau memperburuk gejala batuk yang sudah ada.
3. Sayuran Pedas
Sayuran pedas seperti cabai, paprika, dan lobak dapat menyebabkan sensasi panas atau iritasi di tenggorokan. Rasa pedas ini bisa membuat batuk lebih sering muncul dan bahkan meningkatkan produksi lendir sebagai respon tubuh.
4. Sayuran Mentah
Mengonsumsi sayuran mentah saat batuk tidak disarankan karena teksturnya yang keras bisa mengiritasi tenggorokan yang sudah sensitif. Selain itu, sayuran yang dingin (misalnya langsung dari kulkas) juga dapat meningkatkan produksi lendir di saluran pernapasan.
5. Sayuran yang Diolah dengan Santan
Sayuran yang dimasak dengan santan biasanya memiliki tekstur lebih berat dan kandungan lemak yang tinggi, sehingga sulit dicerna. Ini bisa membuat perut terasa penuh, menimbulkan gas, dan berpotensi memperburuk batuk.
6. Sayuran Goreng
Sayuran yang digoreng memiliki kandungan minyak yang tinggi dan cenderung meninggalkan lapisan berminyak di tenggorokan. Hal ini bisa memicu peradangan dan meningkatkan produksi lendir, yang membuat batuk semakin sering dan tidak nyaman.
Tips Redakan Batuk
Selain memperhatikan jenis sayuran yang dikonsumsi, beberapa langkah sederhana juga dapat membantu mempercepat penyembuhan batuk, seperti:
- Memperbanyak minum air putih, terutama air hangat.
- Istirahat yang cukup.
- Menggunakan humidifier atau pelembap udara.
- Berkumur dengan air garam.
- Mengonsumsi madu atau air jahe hangat.
- Menghindari paparan debu, asap rokok, dan polusi udara.
Demikian jenis sayur yang sebaiknya dihindari ketika sedang batuk. Jika batuk tidak kunjung membaik atau disertai gejala berat seperti demam tinggi, sesak napas, atau nyeri dada, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

