HOLOPIS.COM, JAKARTA – Harga minyak dunia naik sekitar 1,5% pada Rabu (17/12/2025) usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan blokade penuh terhadap semua kapal tanker minyak yang disanksi yang akan masuk atau keluar dari Venezuela.
Kebijakan ini meningkatkan ketidakpastian pasar di tengah kekhawatiran permintaan global yang rapuh dan ketegangan geopolitik yang semakin memanas di kawasan tersebut.
Dikutip HOLOPIS.COMt dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik sebesar 87 sen atau setara 1,5% menjadi US$59,9 dollar per barel pada pukul 07.30 GMT. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate AS naik sebesar 85 sen atau setara 1,5% menjadi US$56,12 per barel.
Kenaikan harga minyak ini terjadi setelah pada sesi sebelumnya minyak ditutup mendekati level terendah dalam lima tahun terakhir.
Adapun, penurunan tersebut dipicu oleh perkembangan damai Rusia-Ukraina yang berpotensi membuka kembali pasokan minyak Rusia jika sanksi Barat dilonggarkan.
Sebelumnya, pada Selasa (16/12/2025), Donald Trump memerintahkan blokade penuh terhadap seluruh kapal tanker minyak yang dikenai sanksi masuk dan keluar Venezuela. Hal berbuntut anggapan Trump bahwa para pengusaha dari negara tersebut merupakan organisasi teroris asing.
“Venezuela sepenuhnya dikelilingi armada terbesar yang pernah dikumpulkan dalam sejarah Amerika Selatan. Karena pencurian aset kita, dan banyak alasan lainnya termasuk terorisme, penyelundupan narkoba, dan perdagangan manusia, reim Venezuela telah ditetapkan sebagai Organisasi Teroris Asing, ujar Trump.
Atas dasar hal tersebut, Trump lalu dengan tegas memerintahkan blokade secara penuh terhadap seluruh kapal tanker minyak yang dikenai sanksi AS, yang masuk dan keluar Venezuela.
“Oleh karena itu, hari ini, saya memerintahkan blokade total dan lengkap terhadap semua kapal tanker minyak yang dikenakan sanksi yang masuk dan keluar Venezuela,” tegas Trump.


