HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pasukan militer Thailand pada Sabtu (13/12) pagi waktu setempat dilaporkan mengerahkan dua jet tempur F-16 untuk melancarkan serangan udara di sejumlah titik di Provinsi Pursat, Kamboja. Informasi tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Kamboja dalam rilis pers resmi.
“Pasukan Thailand belum menghentikan pengeboman,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Kamboja, dikutip Holopis.com, Minggu (14/12).
Dalam rilis tersebut dijelaskan, serangan pertama terjadi pada pukul 05.50 dan 05.55 waktu setempat. Dua bom dijatuhkan dan menghancurkan sebuah bangunan hotel di kawasan Tmor Da.
Serangan berlanjut beberapa menit kemudian. Pada pukul 06.02 dan 06.07 waktu setempat, pasukan Thailand kembali menjatuhkan dua bom yang menghantam Jembatan Chei Chomnas. Selanjutnya, pada pukul 06.12, satu bom tambahan dilaporkan menghancurkan Jembatan Chei Chomnas lama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Thailand terkait laporan pengeboman tersebut.
Ketegangan di wilayah perbatasan Kamboja dan Thailand diketahui kembali meningkat sejak 7 Desember. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat (12/12) mengungkapkan melalui media sosial bahwa dirinya telah melakukan pembicaraan via telepon secara terpisah dengan pemimpin Thailand dan Kamboja. Kedua pihak disebut sepakat untuk memberlakukan gencatan senjata yang efektif mulai Jumat malam.

