Citra Pariwara ke-38: Merayakan Kreativitas, Mengamankan HKI, Hadapi Dinamika AI

37 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Di tengah gempuran tren Kecerdasan Buatan (AI) yang mengancam banyak lini pekerjaan, panggung Citra Pariwara 2025, ajang penghargaan paling bergengsi di industri periklanan Tanah Air, justru menjadi medan perang ideologi.

Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) secara tegas menabuh genderang tantangan yaitu kreativitas manusia takkan terkalahkan oleh teknologi.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Momen krusial itu terjadi dalam sesi seminar bertajuk ‘Human Creativity x Artificial Intelligence: Redefining Indonesia’s Creative Economy’ pada hari pertama Citra Pariwara ke-38 di Bengkel Space SCBD, Jakarta, 11 Desember 2025.

Agustini Rahayu, Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf yang akrab disapa Ayu menyampaikan pernyataan yang menenangkan sekaligus menggugah di hadapan insan periklanan.

- Advertisement -

“AI itu hanya sebuah alat yang bisa membantu mempercepat pekerjaan kita, bukan pengganti kreativitas. Kreativitas manusia tidak akan bisa tergantikan,” ucapnya.

Pernyataan ini bukan sekadar retorika, melainkan panduan strategis. Kemenekraf menekankan bahwa kunci menghadapi perkembangan teknologi adalah ‘Active Collaboration’ antara pemerintah, industri kreatif, dan perusahaan teknologi.

Fokusnya, bukan pada penolakan, melainkan pada penguatan literasi digital, standar etika yang jelas, dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Usai seminar yang memicu diskusi sengit, malam hari menjadi saksi perayaan ‘Million Hits Wonder’, tema Citra Pariwara tahun ini. Digagas oleh Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) DKI Jaya, gelaran ini didorong oleh ambisi kolektif untuk melahirkan karya-karya ‘storyselling’ baru yang mampu menembus batas dan mengharumkan nama bangsa.

Perhelatan tahunan ini menunjukkan betapa kayanya spektrum industri kreatif Indonesia, dengan total 17 kategori yang dilombakan, mencakup mulai dari kategori modern seperti Digital Technology dan Digital Content, hingga kategori inti seperti Film, Print, dan Visual Craft. Bahkan, terdapat kategori khusus untuk talenta muda, seperti Baru Gede dan Daun Muda.

Pada malam pembukaan tersebut, Direktur Periklanan Kemenekraf, Selliane Halia Ishak, menyerahkan penghargaan pertama kepada Apix10 Studio, pemenang kategori Visual Craft, subkategori Computer Generated Image.

Dengan dukungan penuh pemerintah, Citra Pariwara ke-38 diharapkan tidak hanya menjadi etalase apresiasi, tetapi juga “dapur” inspirasi yang terus mendorong para kreator untuk menghasilkan “keajaiban jutaan hits” dan mencetak lebih banyak kisah sukses Indonesia di kancah internasional.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
37 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis