HOLOPIS.COM, JAKARTA – Narkoba merupakan zat atau obat yang dapat mempengaruhi sistem saraf dan menyebabkan perubahan perilaku, perasaan, serta pikiran seseorang. Hal inilah kemudian menyebabkan sebagian orang memilih narkoba sebagai jalan pintas untuk menghindari masalah yang sedang dialami.
Padahal, penggunaan narkoba merupakan tindakan kriminal yang dapat membahayakan diri sendiri. Oleh karena itu, dengan mengenali tanda atau ciri-ciri penggunaan narkoba sedini mungkin sangat penting agar kamu dapat membantu atau memberi dukungan bagi orang di sekitar kamu yang terindikasi menggunakan narkoba.
Berikut ini ciri-ciri penggunaan narkoba yang sering kali tidak disadari oleh orang-orang di sekitar, seperti dikutip Holopis.com dari Alodokter Kementerian Kesehatan RI.
Ciri-Ciri Penggunaan Narkoba yang Sering Tidak DIsadari
Ciri-ciri dari penggunaan narkoba memang seringkali tidak disadari terutama bagi orang awam. Untuk mengetahui, kamu bisa memperhatikan ciri berikut, yang dibagi menjadi dua ciri yaitu pada perubahan fisik dan perubahan perilaku.
Perubahan Fisik
Berikut ini adalah ciri-ciri penggunaan narkoba yang dapat dilihat dari perubahan fisik.
- Mata menjadi merah, sayu, sering mengantuk, atau berkaca-kaca
- Berat badan turun drastis tanpa penyebab yang jelas
- Tubuh menjadi lemah dan tidak bertenaga
- Muncul luka atau bekas suntikan di anggota tubuh seperti di lengan
- Warna kulit terlihat pucat atau tidak segar
- Mulut tampak kering dan warna gigi menguning
- Penurunan kebersihan diri, seperti jarang mandi, timbul bau badan, tampilan menjadi berantakan dan tidak terawat.
Perubahan Perilaku
Tidak hanya perubahan fisik, ciri pengguna narkoba juga dapat dikenali dari bagaimana mereka berperilaku atau mengatur emosinya.
Adapun ciri-ciri penggunaan narkoba yang dapat dilihat dari perubahan perilakunya adalah sebagai berikut.
- Mudah marah cemas berlebih, cepat tersinggung, atau sering murung tanpa alasan
- Menarik diri dari orang terdekat seperti keluarga dan teman
- Cenderung berbicara tidak konsisten, berbohong, hingga melantur
- Jika pada pelajar, dapat dilihat dari nilai pelajaran yang menurun atau anjlok serta kinerja menurun tajam
- Cenderung bersikap manipulatif hingga suka mencuri
Terlibat pergaulan bebas atau sering berganti teman.
Selain perubahan pada fisik dan perilaku seperti di atas, kamu juga dapat mengenali ciri-ciri penggunaan narkoba dari beberapa tindakan seperti sering keluar rumah tanpa alasan yang jelas terutama pada malam hari, menyimpan alat-alat aneh seperti pipet, pemantik, plastik kecil, hingga jarum suntik.
Kemudian tindakan seperti boros atau keuangan sering habis dan mulai sering meminjam uang bahkan pinjol (pinjaman online), hingga napas berbau aneh seperti bau pelarut, lem, ata asam tajam juga menjadi tanda seseorang menggunakan narkoba.
Tindakan yang Harus Dilakukan
Lantas, jika sudah mengetahui ciri-ciri seseorang menggunakan narkoba, apa langkah yang harus kamu lakukan? Simak penjelasan berikut.
1. Tetap Tenang dan Jangan Panik
Ketika kamu mengetahui seseorang menunjukkan tanda-tanda menggunakan narkoba, usahakan agar tidak menunjukkan reaksi emosional seperti marah atau panik.
Sebab, jika kamu memberikan reaksi seperti itu hanya akan membuat orang tersebut merasa tertekan dan semakin menutup diri. Kamu dapat mengambil waktu untuk menenangkan diri dan berpikir lebih jernih dalam mengambil tindakan.
2. Catat Perubahan Fisik dan Perilakunya
Setelah kamu mendapati tanda-tanda penggunaan narkoba, pastikan kamu mengamati perubahan pada perilaku dan fisik kemudian catat dengan cermat dan detail.
Perlu diingat, kamu harus mengamati berdasarkan objek bukan prasangka, sehingga kamu dapat memberikan dukungan yang jelas dan tidak menuduh tanpa dasar yang jelas.
3. Ajak Bicara
Setelah memastikan bahwa orang tersebut memiliki tanda menggunakan narkoba, kamu dapat mengatur waktu untuk mengajaknya berbicara secara pribadi.
Jangn lupa, ketika kamu mengajaknya bicara usahakan untuk berbicara secara baik-baik, berbicara dengan lembut dan jangan menghakimi agar ia merasa dihargai dan didengar.
4. Tawarkan Bantuan dan Dukungan
Setelah mendengarkannya bercerita, kamu dapat menanyakan apa yang dapat kamu lakukan untuk membantu dan jangan ragu menawarkan dukungan moral.
Kamu juga dapat menyarankan untuk mencari bantuan profesional seperti dokter, konselor atau layanan rehabilitasi jika diperlukan. Yakinkan bahwa dukungan keluarga dan teman sekecil apapun dapat membantu memberikan perubahan positif bagi mereka.

